Empat orang hamba
D-26 30/8-1964
II Raja-raja 5:1-8, 20, 65 61, 2
Ada ceritera yang menarik tentang empat hamba dalam Alkitab, mereka ada yang berkedudukan tinggi, ada yang menjadi hamba, hanya orang biasa, tetapi ia setia, melalui keempat orang hamba, kita mau mengetahui bagaimana seharusnya kehidupan seorang hamba Allah?
Hamba yang pertama─Naaman
Ia mempunyai kedudukan yang tinggi, seorang pahlawan tentara, ia berjasa bagi rajanya. Ia adalah seorang hamba yang baik bagi tuannya. Akitab tidak mencatat secara ditail tentang kehidupannya, tetapi saya pikir ia saja kecil sudah bercita-cita mau menjadi seorang pahlawan, maka ia berusaha masuk sekolah militer, karena ia mau berusaha sehingga ia akhirnya sukses menjadi seorang pahwan tentara. Ia disayangi rajanya, ketika ia sakit, rajanya mendengar di negara Israel ada seorang nabi dapat menyembuhkan penyakitnya, raja sangat berharap Naaman pergi dan disembuhkan.
Raja dan pahlawan tentaranya, seperti dua orang teman yang baik. Karena Naaman adalah seorang yang setia, raja sangat mengasihinya, ketika ia sakit raja sangat mengharapkan ia cepat mendapatkan kesembuhan.
Ada satu hal lagi, Naaman pasti adalah seorang yang sangat bertanggungjawab dalam tugas di istana raja. Maka ketika rajanya ke tempat penyembahan dewanya, raja tidak membawa hambanya yang lain, raja hanya membawa Naaman. Kedua orang bersama-sama ke kuil-kuil dewa. Di sini kita dapat kita dapat melihat betapa sayangnya raja kepadanya.
Ia memang orang baik, tetapi saat ia tiba di negara Israel, ia tidak mau menaati perkataan nabi turun ke dalam sungai Yordan dan mandi di air. Untung ada anak buahnya memberikan nasehat kepadanya, akhirnya ia menuruti perkataan nabi dan ia mendapatkan kesembuhan.
Naaman memang baik relasinya dengan siapa saja, khusus bawahannya, maka ia bisa menjadi pahlawan tentara. Naaman walaupun bukan orang yang percaya kepada Allah, tetapi ia mempunyai teladan yang baik bagi kita.
1. Ia layak menjadi seorang pahlawan tentara, karena ia mengasihi rajanya dan sangat setia dan bertanggungjawab terhadap tuannya.
2. Naaman hanya mempunyai satu tujuan, ialah menyenangkan rajanya, segala sesuatu yang ia lakukan untuk tuannya.
Hamba yang ke dua─seorang gadis
Gadis ini ditawan oleh musuh, ia telah berpisah dengan orangtua dan saudaranya, seorang diri menjadi pelayan pada isteri Naaman. Di dalam keadaan yang buruk, ia tetap melayani tuannya dengan baik, ia adalah seorang anak gadis dari keluarga yang takut kepada Tuhan, secara kasat mata ia adalah orang yang hidup menderita, tetapi ia tetap bahagia.
Bagaimana kita di dalam keluarga terhadap anak kita? Puji Tuhan saya mempunyai seorang ibu yang baik, sejak kecil mengajar saya memuji Tuhan dan hidup takut akan Tuhan, sesudah saya besar ia mendukung saya masuk sekolah, ia mempunyai teladan baik bagi saya.
Saudara sekalian, anak-anak pintar mencontohi dan mengetahui perbuatan orang besar, jika kita munafik, atau kita dengan sungguh hati mengasihi Tuhan, ia juga mengetahui.
Orang tua dapat membawa anaknya kepada Tuhan, maka kita tidak perlu takut masa depannya. Gadis ini menjadi pelayan di rumah Naaman. Walaupun keluarga ini bukan orang percaya kepada Tuhan, keadaan kehidupan juga tidak baik baginya, tetapi ia tidak bersungut-sungut kepada Tuhan, ia tidak mempersalahkan keadilan Tuhan, di rumah Naaman ia menjadi saksi Tuhan.
Banyak orang tidak tahan uji, sedikit kesusahan sudah bersungut-sungut kepada Tuhan. Ada seorang teman berkata, “Banyak orang tidak diberkati Tuhan karena tidak mau memberi pengampunan kepada Tuhan.” Maksudnya ialah tidak mau meneriman pimpinan Allah. Beda dengan gadis ini, hambanya Naaman, ia menerima cawan yang pahit dari tangan Tuhan, ia tetap mengasihi Tuhan, bersandar kepada Tuhan. Betapa besar imannya. Saudara sekalian, saat engkau berada di dalam keadaan yang pahit, apakah engkau tetap mengasihi Tuhan dan bersaksi bagi Tuhan. Ia masih ada kebaikannya, ia giat dan rajin melayani tuannya, ketika ia melihat tuannya sakit, ia menimbulkan simpati dan mau menolong tuannya, ia berkata, “"Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya." Disini dapat kita melihat gadis ini mengasihi musuhnya karena ia mengasihi Tuhan.
Hamba yang ketiga─Elisa
Ia adalah abdi Allah dan melayani Tuhan dengan setia. Ketika ia mendengar raja Israel takut akan raja Aram yang datang menyerang negaranya, ia berkata, "Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel." Ketika Naaman datang, Elia hanya menyuruh seorang pelayannya menemu mereka. Ia sendiri sangaja tidak keluar menjemput pahlawan tentara dan p engikutanya. Apa sebabnya? Karena ia hanya takut kepada Alla dan tidak menghiraukan kecongkakan manusia.
Naaman tidak mau menuruti permintaan nabi agar Naaman mandi tujuh kali di sungai Jordan. Karena nabi tidak datang menyambutnya. Nabi Elisa tidak merasa ketakutan, karena ia hanya takut akan Tuhan, ia dengan cara dingin terhadap Naaman, supaya ia merendahkan hatinya.
Seorang mempunyai kedudukan makin tinggi makin sombong. Ada seorang tuan nyonya, pembantunya sudah bertobat dan percaya kepada Tuhan, seorang Penginjil juga mengajak tuan nyonya ini percaya kepada Tuhan. Ia berkata, “Mengapa kami juga harus bertobat seperti pembantu itu?” Ia menyangka bahwa ia lebih tinggi dari pembantunya. Kita memberitakan Injil tidak bisa kompromi kecongkakan orang. Elisa tidak mau kompromi dengan Naaman dan Naaman harus menuruti permintaannya, karena ia mau mendidik Naaman rendah hati.
Dalam hal ini juga mengajarkan kita.
1. Jika kita adalah hamba Allah, jangan kita ditakuti oleh perkataan seseorang, “celakalah”, kita harus percaya bahwa di dalam kesulitan ada jalan Tuhan, seperti penyakit Naaman, manusia tidak bisa menyembuhkan penyakitnya, tetapi bagi Tuhan tidak ada hal yang mustahil.
2. Pelajaran yang paling sulit adalah tidak takut akan manusia. Jangan kita melihat kedudukan seseorang dan menjadi takut, biarkanlah kita tetap tenang terhadap semua orang. Elisa tetap menyuruh Naaman harus mandi di sungai Yordan tujuh kali, ia tidak mau kompromi kecongkakan orang. Saat kita memberitakan Injil tentang keselamatan Tuhan hanya satu jalan, kita harus memberitakannya dengan iman, tanpa ketakutan.
Hamba yang keempat─Gehazi
Ia adalah hamba dari Elisa, Abdi Allah. Ia mempunyai banyak kesempatan menyaksikan kuasa Allah. Tetapi ia tidak menggunakan kesempatan itu, maka ia harus mendapatkan hukuman yang lebih berat. Yesus berkata, “Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."
Berpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: "Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman,
Gehazi melayani Elisa, pengenalanya kepada Tuhan hanya diotak saja. Di dalam hatinya belum mengenal Tuhan, maka ia tetap berbuat dosa.
Apalagi Gehazi sudah pernah menyaksikan kuasa Allah dan mujizat yang terjadi, sekarang sudah melihat Naaman sudah disembuhkan Tuhan, seharusnya ia harus lebih dekat kepada Tuhan, tetapi ia tetap cinta akan dunia, bukan saja cinta dunia, ia juga berani menipu orang lain.
Dari sini dapat kita ketahui, seorang sudah berjalan dalam jalan dosa, ia akan terus berjalan. Mungkin pada mulanya bermaksud ingin mendapatkan sesuatu melalui cara berdusta; Gehazi bisa membohongi manusia, namun Tuhan mengetahui semua kebohongannya. Seperti kebohongan suami isteri Ananias, akhirnya mendatangkan kecelakaan. Bukankah sayang sekali?
四個僕人
D-26 30/8-1964
王下5:1-8, 20, 65 61, 2
今天所的聖經故事很有趣味, 裏面是該四個僕人, 其中有地位高的, 但仍是僕人, 有地位低的, 卻是很忠心, 在四個人生活中, 可以看清楚神的僕人怎樣。
第一個僕人─乃曼
他地位很高, 他是元帥, 是有成績的軍人。在他以上有君王, 是他的主人, 乃曼作僕人非常好。本章沒有詳細講論他的生活, 但我猜想, 他從小就努力作一個軍人, 進軍官學校, 忠心努力, 漸漸高升而作元帥。王特別愛他, 他害病, 王聽聞以色列有先知能醫病, 乃曼也能隨便告訴王。
他們倆一個是元帥, 一個是王。很像好朋友, 可見乃曼是忠心的人, 王佩服他, 同情他, 盼望他得醫好。
還有一層, 乃曼在王宮中有特別的責任, 王敬神時所帶的人, 不是平常的臣僕而是乃曼, 二人一同上廟, 可見乃曼很得寵。
他為人好, 他到以色列國, 初不願下約但河, 他的僕人勸他, 他就聽先知的話下河而得痊癒。他對下級的人好, 難怪他能作元帥。 乃曼不是敬真神, 但仍可做人的模範。
1. 因他有資格負起責任, 愛君王, 忠於主人。
2. 乃曼具有一個目的, 常討君王喜悅, 他行事, 對得起君王。
第二個僕人─是一個小女孩
她真可憐, 她被擄離開父母兄弟, 她孤單一人, 天天服事乃曼太太, 很苦阿, 這個好處, 在這惡劣的環境中, 但仍是好好的服事他的主人。她有一個長處就是她敬神的家庭。表面上是苦, 但她很有福。
你們對家庭小孩如何?感謝主, 我有一個好母親, 小時教我唱詩敬神, 大時為我讀書計劃。她有好好的榜樣。
兄姐們, 小孩看人的行為比大人聰明, 你若假冒偽善, 他是知道的; 你若真心愛主, 他也是知道的。
父母帶小孩子到主面前, 那就不怕他們的前途怎樣。
乃曼的婢女在不敬神的家庭, 環境不好, 她不怨神說, 為什麽神叫她做奴, 神太不公平。她還在乃曼家中為神作見證。
很多人經不起試煉, 若有憂愁, 立刻就怨神。 一個朋友說, 很多人生活愁苦, 原因是不肯饒恕神。意思即是不肯接受神的安排。
乃曼的女僕, 從神手接受苦杯, 她還是愛主, 信靠主。她見主人無法醫治, 她信靠神, 她的信心真大, 人若把你放在這環境中, 你能信神的愛嗎? 肯為神見證嗎?
還有一件, 她殷勤不怠惰, 事主, 關心, 見他病憂愁, 他說, 「巴不得我的主人去見先知。」由此可見, 她的愛心了, 有神愛而敵人。
第三個僕人─以利沙
他作神的僕人, 很忠心。他聽有以色列王惧怕亞蘭王, 有意來挑戰。他對王說, 不要惧怕, 可以叫乃曼到我這裏來, 乃曼來了, 以利沙表面上很不客氣, 元帥來, 衛兵到而不親自出來接見, 只叫僕人出來講一句就算了。這是他忠心於神不怕人的驕傲。
乃曼地位高而輕看先知的方法, 不肯去約但河裏沐浴, 以利沙因敬神而不怕人, 用不客氣的態度來教乃曼謙卑。
人地位愈高, 不容易謙卑。一個太太的佣人得救, 一個傳道人勸太太悔改信主, 她說, 什麽?你以為我要像那佣人那樣悔改嗎? 她地位高而不悔改, 但是我們不要將就人的驕傲。以利沙高舉神而不俯就乃曼, 要乃曼沐浴後才和他相見, 這是教乃曼謙卑。
在這教訓我們
1. 我們若真是神的僕人, 別人說那事糟糕了, 但是我們因信神而有出路, 人無法治乃曼, 但要知, 神是活的, 他凡事都能。
2. 最難學的功課是不要怕得罪人, 不要看人地位高, 不要怕自己不客氣, 以利沙勸人下約但河沐浴七次, 我們不要將就人的驕傲, 只有一個福音救法, 放胆傳說, 不要怕得罪人。
第四個僕人─基哈西
他是神人的僕人, 他特別有認識神的機會, 但是他有機會不取用, 將受更重的刑罰。主耶穌說, 「多給誰就向誰多取, 多托誰就向誰多要。」
基哈西事以利沙, 他知道神, 只頭腦信主, 心中不認識神而墮落在罪中。
再者, 基哈西看見過神能, 常見神蹟, 現在得見乃曼痊癒, 更知神可靠, 但他還是貪愛世界, 愛錢財, 不但貪戀, 而且欺騙。
由此可見, 人上了犯罪的道路, 不能不繼續犯罪。初本沒有意思, 欺騙只求得到物質的好處罷了, 以利沙蒙啟示, 知他暗做虧心事質問他, 就欺騙起來, 正如亞拿尼亞夫婦一般可憐。
D-26 30/8-1964
II Raja-raja 5:1-8, 20, 65 61, 2
Ada ceritera yang menarik tentang empat hamba dalam Alkitab, mereka ada yang berkedudukan tinggi, ada yang menjadi hamba, hanya orang biasa, tetapi ia setia, melalui keempat orang hamba, kita mau mengetahui bagaimana seharusnya kehidupan seorang hamba Allah?
Hamba yang pertama─Naaman
Ia mempunyai kedudukan yang tinggi, seorang pahlawan tentara, ia berjasa bagi rajanya. Ia adalah seorang hamba yang baik bagi tuannya. Akitab tidak mencatat secara ditail tentang kehidupannya, tetapi saya pikir ia saja kecil sudah bercita-cita mau menjadi seorang pahlawan, maka ia berusaha masuk sekolah militer, karena ia mau berusaha sehingga ia akhirnya sukses menjadi seorang pahwan tentara. Ia disayangi rajanya, ketika ia sakit, rajanya mendengar di negara Israel ada seorang nabi dapat menyembuhkan penyakitnya, raja sangat berharap Naaman pergi dan disembuhkan.
Raja dan pahlawan tentaranya, seperti dua orang teman yang baik. Karena Naaman adalah seorang yang setia, raja sangat mengasihinya, ketika ia sakit raja sangat mengharapkan ia cepat mendapatkan kesembuhan.
Ada satu hal lagi, Naaman pasti adalah seorang yang sangat bertanggungjawab dalam tugas di istana raja. Maka ketika rajanya ke tempat penyembahan dewanya, raja tidak membawa hambanya yang lain, raja hanya membawa Naaman. Kedua orang bersama-sama ke kuil-kuil dewa. Di sini kita dapat kita dapat melihat betapa sayangnya raja kepadanya.
Ia memang orang baik, tetapi saat ia tiba di negara Israel, ia tidak mau menaati perkataan nabi turun ke dalam sungai Yordan dan mandi di air. Untung ada anak buahnya memberikan nasehat kepadanya, akhirnya ia menuruti perkataan nabi dan ia mendapatkan kesembuhan.
Naaman memang baik relasinya dengan siapa saja, khusus bawahannya, maka ia bisa menjadi pahlawan tentara. Naaman walaupun bukan orang yang percaya kepada Allah, tetapi ia mempunyai teladan yang baik bagi kita.
1. Ia layak menjadi seorang pahlawan tentara, karena ia mengasihi rajanya dan sangat setia dan bertanggungjawab terhadap tuannya.
2. Naaman hanya mempunyai satu tujuan, ialah menyenangkan rajanya, segala sesuatu yang ia lakukan untuk tuannya.
Hamba yang ke dua─seorang gadis
Gadis ini ditawan oleh musuh, ia telah berpisah dengan orangtua dan saudaranya, seorang diri menjadi pelayan pada isteri Naaman. Di dalam keadaan yang buruk, ia tetap melayani tuannya dengan baik, ia adalah seorang anak gadis dari keluarga yang takut kepada Tuhan, secara kasat mata ia adalah orang yang hidup menderita, tetapi ia tetap bahagia.
Bagaimana kita di dalam keluarga terhadap anak kita? Puji Tuhan saya mempunyai seorang ibu yang baik, sejak kecil mengajar saya memuji Tuhan dan hidup takut akan Tuhan, sesudah saya besar ia mendukung saya masuk sekolah, ia mempunyai teladan baik bagi saya.
Saudara sekalian, anak-anak pintar mencontohi dan mengetahui perbuatan orang besar, jika kita munafik, atau kita dengan sungguh hati mengasihi Tuhan, ia juga mengetahui.
Orang tua dapat membawa anaknya kepada Tuhan, maka kita tidak perlu takut masa depannya. Gadis ini menjadi pelayan di rumah Naaman. Walaupun keluarga ini bukan orang percaya kepada Tuhan, keadaan kehidupan juga tidak baik baginya, tetapi ia tidak bersungut-sungut kepada Tuhan, ia tidak mempersalahkan keadilan Tuhan, di rumah Naaman ia menjadi saksi Tuhan.
Banyak orang tidak tahan uji, sedikit kesusahan sudah bersungut-sungut kepada Tuhan. Ada seorang teman berkata, “Banyak orang tidak diberkati Tuhan karena tidak mau memberi pengampunan kepada Tuhan.” Maksudnya ialah tidak mau meneriman pimpinan Allah. Beda dengan gadis ini, hambanya Naaman, ia menerima cawan yang pahit dari tangan Tuhan, ia tetap mengasihi Tuhan, bersandar kepada Tuhan. Betapa besar imannya. Saudara sekalian, saat engkau berada di dalam keadaan yang pahit, apakah engkau tetap mengasihi Tuhan dan bersaksi bagi Tuhan. Ia masih ada kebaikannya, ia giat dan rajin melayani tuannya, ketika ia melihat tuannya sakit, ia menimbulkan simpati dan mau menolong tuannya, ia berkata, “"Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya." Disini dapat kita melihat gadis ini mengasihi musuhnya karena ia mengasihi Tuhan.
Hamba yang ketiga─Elisa
Ia adalah abdi Allah dan melayani Tuhan dengan setia. Ketika ia mendengar raja Israel takut akan raja Aram yang datang menyerang negaranya, ia berkata, "Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel." Ketika Naaman datang, Elia hanya menyuruh seorang pelayannya menemu mereka. Ia sendiri sangaja tidak keluar menjemput pahlawan tentara dan p engikutanya. Apa sebabnya? Karena ia hanya takut kepada Alla dan tidak menghiraukan kecongkakan manusia.
Naaman tidak mau menuruti permintaan nabi agar Naaman mandi tujuh kali di sungai Jordan. Karena nabi tidak datang menyambutnya. Nabi Elisa tidak merasa ketakutan, karena ia hanya takut akan Tuhan, ia dengan cara dingin terhadap Naaman, supaya ia merendahkan hatinya.
Seorang mempunyai kedudukan makin tinggi makin sombong. Ada seorang tuan nyonya, pembantunya sudah bertobat dan percaya kepada Tuhan, seorang Penginjil juga mengajak tuan nyonya ini percaya kepada Tuhan. Ia berkata, “Mengapa kami juga harus bertobat seperti pembantu itu?” Ia menyangka bahwa ia lebih tinggi dari pembantunya. Kita memberitakan Injil tidak bisa kompromi kecongkakan orang. Elisa tidak mau kompromi dengan Naaman dan Naaman harus menuruti permintaannya, karena ia mau mendidik Naaman rendah hati.
Dalam hal ini juga mengajarkan kita.
1. Jika kita adalah hamba Allah, jangan kita ditakuti oleh perkataan seseorang, “celakalah”, kita harus percaya bahwa di dalam kesulitan ada jalan Tuhan, seperti penyakit Naaman, manusia tidak bisa menyembuhkan penyakitnya, tetapi bagi Tuhan tidak ada hal yang mustahil.
2. Pelajaran yang paling sulit adalah tidak takut akan manusia. Jangan kita melihat kedudukan seseorang dan menjadi takut, biarkanlah kita tetap tenang terhadap semua orang. Elisa tetap menyuruh Naaman harus mandi di sungai Yordan tujuh kali, ia tidak mau kompromi kecongkakan orang. Saat kita memberitakan Injil tentang keselamatan Tuhan hanya satu jalan, kita harus memberitakannya dengan iman, tanpa ketakutan.
Hamba yang keempat─Gehazi
Ia adalah hamba dari Elisa, Abdi Allah. Ia mempunyai banyak kesempatan menyaksikan kuasa Allah. Tetapi ia tidak menggunakan kesempatan itu, maka ia harus mendapatkan hukuman yang lebih berat. Yesus berkata, “Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."
Berpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: "Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman,
Gehazi melayani Elisa, pengenalanya kepada Tuhan hanya diotak saja. Di dalam hatinya belum mengenal Tuhan, maka ia tetap berbuat dosa.
Apalagi Gehazi sudah pernah menyaksikan kuasa Allah dan mujizat yang terjadi, sekarang sudah melihat Naaman sudah disembuhkan Tuhan, seharusnya ia harus lebih dekat kepada Tuhan, tetapi ia tetap cinta akan dunia, bukan saja cinta dunia, ia juga berani menipu orang lain.
Dari sini dapat kita ketahui, seorang sudah berjalan dalam jalan dosa, ia akan terus berjalan. Mungkin pada mulanya bermaksud ingin mendapatkan sesuatu melalui cara berdusta; Gehazi bisa membohongi manusia, namun Tuhan mengetahui semua kebohongannya. Seperti kebohongan suami isteri Ananias, akhirnya mendatangkan kecelakaan. Bukankah sayang sekali?
四個僕人
D-26 30/8-1964
王下5:1-8, 20, 65 61, 2
今天所的聖經故事很有趣味, 裏面是該四個僕人, 其中有地位高的, 但仍是僕人, 有地位低的, 卻是很忠心, 在四個人生活中, 可以看清楚神的僕人怎樣。
第一個僕人─乃曼
他地位很高, 他是元帥, 是有成績的軍人。在他以上有君王, 是他的主人, 乃曼作僕人非常好。本章沒有詳細講論他的生活, 但我猜想, 他從小就努力作一個軍人, 進軍官學校, 忠心努力, 漸漸高升而作元帥。王特別愛他, 他害病, 王聽聞以色列有先知能醫病, 乃曼也能隨便告訴王。
他們倆一個是元帥, 一個是王。很像好朋友, 可見乃曼是忠心的人, 王佩服他, 同情他, 盼望他得醫好。
還有一層, 乃曼在王宮中有特別的責任, 王敬神時所帶的人, 不是平常的臣僕而是乃曼, 二人一同上廟, 可見乃曼很得寵。
他為人好, 他到以色列國, 初不願下約但河, 他的僕人勸他, 他就聽先知的話下河而得痊癒。他對下級的人好, 難怪他能作元帥。 乃曼不是敬真神, 但仍可做人的模範。
1. 因他有資格負起責任, 愛君王, 忠於主人。
2. 乃曼具有一個目的, 常討君王喜悅, 他行事, 對得起君王。
第二個僕人─是一個小女孩
她真可憐, 她被擄離開父母兄弟, 她孤單一人, 天天服事乃曼太太, 很苦阿, 這個好處, 在這惡劣的環境中, 但仍是好好的服事他的主人。她有一個長處就是她敬神的家庭。表面上是苦, 但她很有福。
你們對家庭小孩如何?感謝主, 我有一個好母親, 小時教我唱詩敬神, 大時為我讀書計劃。她有好好的榜樣。
兄姐們, 小孩看人的行為比大人聰明, 你若假冒偽善, 他是知道的; 你若真心愛主, 他也是知道的。
父母帶小孩子到主面前, 那就不怕他們的前途怎樣。
乃曼的婢女在不敬神的家庭, 環境不好, 她不怨神說, 為什麽神叫她做奴, 神太不公平。她還在乃曼家中為神作見證。
很多人經不起試煉, 若有憂愁, 立刻就怨神。 一個朋友說, 很多人生活愁苦, 原因是不肯饒恕神。意思即是不肯接受神的安排。
乃曼的女僕, 從神手接受苦杯, 她還是愛主, 信靠主。她見主人無法醫治, 她信靠神, 她的信心真大, 人若把你放在這環境中, 你能信神的愛嗎? 肯為神見證嗎?
還有一件, 她殷勤不怠惰, 事主, 關心, 見他病憂愁, 他說, 「巴不得我的主人去見先知。」由此可見, 她的愛心了, 有神愛而敵人。
第三個僕人─以利沙
他作神的僕人, 很忠心。他聽有以色列王惧怕亞蘭王, 有意來挑戰。他對王說, 不要惧怕, 可以叫乃曼到我這裏來, 乃曼來了, 以利沙表面上很不客氣, 元帥來, 衛兵到而不親自出來接見, 只叫僕人出來講一句就算了。這是他忠心於神不怕人的驕傲。
乃曼地位高而輕看先知的方法, 不肯去約但河裏沐浴, 以利沙因敬神而不怕人, 用不客氣的態度來教乃曼謙卑。
人地位愈高, 不容易謙卑。一個太太的佣人得救, 一個傳道人勸太太悔改信主, 她說, 什麽?你以為我要像那佣人那樣悔改嗎? 她地位高而不悔改, 但是我們不要將就人的驕傲。以利沙高舉神而不俯就乃曼, 要乃曼沐浴後才和他相見, 這是教乃曼謙卑。
在這教訓我們
1. 我們若真是神的僕人, 別人說那事糟糕了, 但是我們因信神而有出路, 人無法治乃曼, 但要知, 神是活的, 他凡事都能。
2. 最難學的功課是不要怕得罪人, 不要看人地位高, 不要怕自己不客氣, 以利沙勸人下約但河沐浴七次, 我們不要將就人的驕傲, 只有一個福音救法, 放胆傳說, 不要怕得罪人。
第四個僕人─基哈西
他是神人的僕人, 他特別有認識神的機會, 但是他有機會不取用, 將受更重的刑罰。主耶穌說, 「多給誰就向誰多取, 多托誰就向誰多要。」
基哈西事以利沙, 他知道神, 只頭腦信主, 心中不認識神而墮落在罪中。
再者, 基哈西看見過神能, 常見神蹟, 現在得見乃曼痊癒, 更知神可靠, 但他還是貪愛世界, 愛錢財, 不但貪戀, 而且欺騙。
由此可見, 人上了犯罪的道路, 不能不繼續犯罪。初本沒有意思, 欺騙只求得到物質的好處罷了, 以利沙蒙啟示, 知他暗做虧心事質問他, 就欺騙起來, 正如亞拿尼亞夫婦一般可憐。
Tidak ada komentar:
Posting Komentar