Pemilihan Diaken dan Pengurus
D-5 1962, 1968
Kis 6:1-7
Kemajuan sebuah organisasi sangatlah bergantung pada struktur organisasinya yang lengkap dan kemampuan pengurusnya dalam memahami tugas dan tanggung jawabnya. Sebuah organisasi tanpa struktur akan menjadi kacau. Jika pengurus organisasi tidak mengetahui tugasnya, maka akan terjadi banyak kelalaian tugas dan penyalahgunaan kewenangan. Hal ini mengakibatkan terjadinya pertengkaran dan perselisihan. Mereka akan menjadi penghalang kemajuan pekerjaan Tuhan.
Maka terhadap tugasnya, seorang pengurus haruslah:
D-5 1962, 1968
Kis 6:1-7
Kemajuan sebuah organisasi sangatlah bergantung pada struktur organisasinya yang lengkap dan kemampuan pengurusnya dalam memahami tugas dan tanggung jawabnya. Sebuah organisasi tanpa struktur akan menjadi kacau. Jika pengurus organisasi tidak mengetahui tugasnya, maka akan terjadi banyak kelalaian tugas dan penyalahgunaan kewenangan. Hal ini mengakibatkan terjadinya pertengkaran dan perselisihan. Mereka akan menjadi penghalang kemajuan pekerjaan Tuhan.
Maka terhadap tugasnya, seorang pengurus haruslah:
- Mengetahui akan jabatannya.
- Mengetahui tugas-tugasnya.
I. Mengapa harus memilih majelis?
Ayat 1 mejelaskan sebabnya, ayat 2 “Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul". Selain dua belas murid, masih ada tujuh puluh murid yang lain, dan juga kemudian pertambahan lima ratus orang murid. Pada waktu Pentakosta dalam satu hari bertambah lagi tiga ribu orang. Murid Tuhan Yesus setiap hari bertambah lagi, sehingga kedua belas murid sulit mengatasi masalah mereka.
Jikalau tidak memilih majelis untuk membantu pasti masalah makin banyak lagi. Inilah sebabnya para rasul menjelaskan tentang pentingnya pemilihan diaken.Mari kita melihat bagaimana Musa dahulu memimpin orang Israel keluar dari Mesir (Kel 18: 12-18).
Hari ini keadaan sistem organisasi gereja juga mirip seperti itu. Gereja memiliki majelis, tetapi tidak jelas akan tugasnya, sehingga lupa akan kedudukan dan melalaikan tugasnya. Ada anggota majelis di gereja hanya menjadi bos, ingin menjadi pemimpin dan menguasai seluruh pekerjaan gereja, termasuk hamba Tuhan harus taat akan perintahnya; selain itu ada yang tidak bertanggung jawab hanya nama saja dan tidak melakukan tugasnya.
II. Status dan tugas diaken dan pengurus
- Ia dipilih
- Ia diutus
Walaupun demikian, ada pendeta tidak tahu diri, seperti seorang pendeta yang kawin dengan seorang perempuan kafir dan melepaskan pelayanannya. Juga ada pendeta yang melepaskan kependetaannya dengan pergi jual buku dan kemudian menjadi bisnisman lagi, bukankah dia telah melakukan hal yang sangat merugikan?
Di Samarinda ada seorang tua-tua gereja memandang hina pendetanya, akhirnya ia dipecat. Ada juga tua-tua, karena tidak pernah berdoa, ketika ia mendengar seorang pendeta mengatakan bahwa seorang anak Tuhan yang tidak berdoa, kerohaniannya sudah mati; maka ia menjadi marah dan mengundurkan diri, bahkan tidak lagi ke gereja, kasihan!
Semuanya ini terjadi karena mereka tidak mengenal akan statusnya, dan tidak mengetahui tugasnya. Maka kami harap semua diaken dan pengurus harus membaca dulu tata laksana gerejanya.
III. Syarat untuk dipilih menjadi diaken
- Memilik nama baik
- Dipenuhi Roh Kudus
- Penuh dengan hikmat
選舉執事值理
D-5 1962, 1968
徒6:1-7
一個團體能否進步, 視乎該團體的組識完密與否及理事人對其工作的認識如何為斷
若無組識作事散漫, 有完備的組識, 但理事人對其工作沒有深深的認識以至不盡責者有之或越權者有之爭執甚多, 對會務也不能發展而且阻碍更多
所以作理事等聖工
1. 要認清自己的職位(地位)
2. 要認清自己的工作
教會自然進步, 現在試把初期教會選立執事以作我們的參考
I. 為何要選立執事
一節說, 『十二使徒叫眾門徒來』起初十二個使徒, 其後七十多門徒, 再後增至五百多人, 在五旬節一天又增多了三千人, 以後天天還要加多, 那麽十二個使徒難以辦理這許多的事, 因此不能週到, 若不從速選立執事來幫忙, 實在困難丛生, 所以, 十二個使徒叫眾門徒來告訴他們理由, 選立執事
從前摩西領帶以色列人出埃及 (出18: )
今日教會的制度也是這樣
可惜今日有些教會既有執事(理事) 他們沒有認清職位工作, 以至忘記了地位及工作
對教會要作頭家, 領導人甚至連牧師傳道都想要支配, 其次則不負責任, 空有其名而無實際的負責工作。
II. 長執值理的地位與工作
1. 被選出來的
2. 被派管事的
在職位上來講, 有些職是固定的, 有些是有限期的, 比方, 傳道與牧師, 值理與長老
雖是這樣, 有些牧師竟是自暴自弃, 如某牧師娶番婆而不作聖工, 某牧師賣石而放弃牧師之職, 其後又作輸入商貪愛世界, 豈不可惜。
婆羅洲三馬林逹教會, 有一長老越權輕看牧師, 結果被革, 某長老因無祈禱, 聽了牧師說, 不祈禱便是死了。 而自行退職不做禮拜, 可憐
這合故, 這是因他們不認識其地位, 認不清楚其工作所致, 我們盼望教會所有職員應當先看閱其教會典章為要
III. 選立執事的資格
1. 有好名聲
2. 被聖靈充滿
3. 智慧充足
Tidak ada komentar:
Posting Komentar