Bangunan Allah
D-32a 6/12-1964
林前3:9
Rumah ini tidak kelihatan besarnya, dan juga tidak kelihatan kecilnya; itulah Roh dari Allah yang Mahaesa, tidak kelihatan besar, karena Allah yang mahakuasa dapat menciptakan dan menguasai alam semesta dan tidak kelihatan kecilnya, maka Roh itu ada di dalam hati manusia.
Maka Paulus mengirimkan surat ini memberitahukan kepada jemaat Korintus, “kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah. ” I Kor 3:9 Paulus mengingatkan jemaat Korintus, “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” I Kor 6:16 Tubuh kita ini adalah bait Allah, “Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.” I Kor 6:17D-32a 6/12-1964
林前3:9
Rumah ini tidak kelihatan besarnya, dan juga tidak kelihatan kecilnya; itulah Roh dari Allah yang Mahaesa, tidak kelihatan besar, karena Allah yang mahakuasa dapat menciptakan dan menguasai alam semesta dan tidak kelihatan kecilnya, maka Roh itu ada di dalam hati manusia.
Bait Allah dalam arti luas adalah gerejanya dan dalam arti sempit adalah kita secara pribadi, karena gereja adalah kumpulan dari setiap anggota jemaat, maka setiap anggota jemaat mempunyai kewajiban. Gereja adalah tempat kudus, maka kita harus hidup kudus. Karena kita tinggal dalam rumah Allah yang kudus. Kita masing-masing juga adalah bait Allah, maka kita pada hari pertama menjadi anggota gereja, itulah hari peletakan batu pertama bagi bait Allah yang ada di dalam kita. Ada tiga hal yang kita perhatikan untuk bangunan rumah ini :
1. Harus kuat
Jika orang membangun rumahnya hanya berdasarkan kemauan orang, atau ikut-ikutan orang lain, tetapi tidak ada fondasinya, tidak mungkin ia membangun. Jika ia sudah mengerti harus meletakan fondasinya yaitu Kristus, orang ini sudah membangun rumah di atas batu. “Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.” Mat 7:25. Jika sekarang sesudah mempunyai fondasi, makankita masih perluh ada bahan bangunan yang baik. Kita harus menjadi ahli bungunan untuk membangun rumah itu. Jangan asal-asalan saja. Kita perlu membangun dengan moral yang baik dan membangun dengan perbuatan yang baik. Di New York ada sebuah bangunan cakar langit, lebih 80 tingkat tingginya, sangat kuat dan kokoh, luar biasa megahnya. Jika bisa di letakkan berbaring di tanah, bangunan ini tetap seperti sebuah rumah biasa. Mulai dari tingkat pertama, kemudian terus ditambah lagi keatasnya. Semua harus menggunakan bahan yang baik dan yang paling kuat, tidak bisa dengan bahan yang jelek. Jika bahan yang jelek, biarpun berapa indahnya, bangunan ini tetap akan roboh.
2.Perhatikan sirkulasi udara dan cahaya
Rumah tinggal harus memperhatikan sirkulasi udara dan cahayanya agar rumah tersebut tidak pengap dan rusak. Orang Tionghoa tidak memperhatikan cara bangunannya, mereka mementingkan Hongsui, tidak mau membuka jendela yang banyak, rumahnya gelap dan pengap, bagaikan di tempat neraka. Beda dengan orang Barat. Seperti gereja kita, sirkulasi udara baik dan cahayanya cukup, orang duduk di dalam ruangan merasa nyaman dan enak. Allah adalah penguasa rumah Allah, Ia suka terang, tidak suka gelap. Maka Ia akan suka bangunannya memiliki cahaya yang cukup. Disini mengajarkan kita, bait Allah yang ada di dalam hati kita, jika tidak terbuka jendelanya, bagaimana Allah tinggal di dalam hari kita? Apalagi Roh Kudus adalah Roh kebenaran, saat ada di dalam hati kita akan menjadikan kita mengerti akan kebenaran-Nya. Jika jendela hati kita tertutup tentu tidak akan mendapatkan terang dari kebenaran-Nya.
Inilah contoh dari bangunan orang Barat, sangat baik, banyak jendela, agar orang dapat melihat pemandangan di sekitarnya dan mendengar suara dengan jelas. Mari kita mengundang raja kita, yaitu Allah tinggal di dalam rumah bangunan kita. Bangunan yang penuh cahaya, tidak seperti bangunan orang yang belum percaya, rumah hati mereka masih gelap, mereka belum memperoleh terang kebenaran, mereka masih percaya akan Hongsui. Mari kita buka jendela agar menjadi terang dan Roh Kudus mau masuk ke dalam hati kita. Jangan tutup jendela nanti menjadi gelap, tidak akan kita melihat keadaan di sekitarnya dan ulat dan cacing pasti menjadi banyak.。
3. Menjaga kebersihan
Rumah harus bersih, jika tidak bersih, tidak sehat. Mensius mengatakan, “orang yang mengerti keadaan di sekitarnya, ia tidak mau berdiri di dinding jurang tinggi itu, karena bisa terjadi bahaya; tetapi rumah yang kotor lebih bahaya bagi orang yang tinggal di dalamnya.” Banyak penyakit dari tempat yang kotor. Jika hati kita menjadi kotor juga akan menjadi penyakit yang menakutkan. Kita selalu melihat, karena tingka laku seseorang yang tidak baik, telah mempengaruhi banyak orang, karena hal-hal jahat mudah menular dan mempengaruhi orang lain. Banyak kejahatan berasal dari hati orang yang jahat. Seperti membunuh, berzinah, mencuri, merampok, berdusta, memfitnah semua dari hati manusia. Orang tersebut telah jauh dari Allah.
“Karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas: penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan. Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya." Rm 1 :28-32
Hati yang kotor akan membawa kecelakaan bagi diri dan orang lain.
上帝之屋
D-32 6/12-1964
林前3:9
「你們是上帝所耕種的田地, 所建造的房屋」 林前3:9
大無外, 小無內, 獨一而又是靈者上帝也。 惟無外, 故能創造天地, 惟無內故能入人心, 惟其獨一, 故能主宰天地萬物, 惟其是靈, 故能分居人心。保羅函訓哥林多信徒說, 「你們是上帝之屋」 就是說, 他們的心, 上帝要進入居住也。 16節說, 你們是上帝的殿, 上帝的靈居住在你們裏面。 6:19 「豈不知上帝給你們聖靈, 你們的身體就是聖靈的殿嗎? 」等語即可作上帝之屋解。
但此有廣義狹義, 廣義是指教會, 狹義指個人, 教會是個人之積, 個人即各有敎會之責, 教會是要聖潔。個人更要聖潔, 因皆居上帝而為之屋也, 現狀個人來說, 又就個人有關教會來說, 信徒既是上帝之屋, 則其初入教會之日即是築屋奠基之日, 屋成是居上帝與平常官室不同, 我們現在討論不可不注意的有三。
1. 要堅固
徇情而入, 慕勢而入, 未得手, 建屋之基者。無論既知, 託基於基督, 就是建屋於磐石。 雨淋水沖而不倒也。 然而建屋之工程及材料, 而恃基堅固, 而草草從事, 積累道德表現善行, 易為至要。 如紐約之摩天樓共七八十層高, 有人說若把他推倒仍舊卧在地上而不柝散,依然一屋, 因其材料及工程使然積中發外, 有盛德自有異華, 杇糞之墻, 徒然耀乎外表不可也。
2. 要光亮
住屋須求光線足用方足於住人使安家具亦不致易於霉壞, 中國人一向不知講究建築法, 做屋但求合乎風水一門之外總不多開窗, 室暗且濕, 地獄等同, 較洋樓式真有天淵之別。 如我們禮拜堂光線充足, 空氣流通, 坐下真舒服。上帝是明宮主宰, 其喜光惡暗, 必信於好處通爽樓宇立人, 信徒苟虛有外表, 但心地閉塞仍一不開窗戶之屋, 欲居上帝實難乎其難了, 況聖靈為真理之靈入居吾儕之心當更明曉眾理, 非閉塞之心所能與, 可知洋式樓房之可貴, 因其開窗戶, 東西南北之所有一切可為聲目遇成色之諸皆可入目, 讓我王得君, 信徒之心為上帝屋, 光亮宜也, 彼不信者黑暗, 如拘泥風水之所建者, 左右所有皆無所見所聞, 聖靈欲入吾心, 以眾理是我. 但黑暗如此怎能招待聖靈呢? 室暗則物易敝心, 暗則道易失, 虫蝕等理有必然不可不預防也。
3. 要潔淨
屋不潔淨妨碍衛生, 孟子說, 知命者必不立崖墻之下, 不潔淨之室比岩墻更危人稠密之逼時有疫症此因不潔淨之故, 人心不潔害更大, 嘗見教會有一人行為不端, 群相效尤共趋而不自覺, 人心之易為惡動比比皆然, 夫惡念兒殺姦淫苟合盜竊亡妄證訕謗之出於口而污人其心之遠上帝可知 羅1:28-32 說, 『他們既然故意不認識神,神就任憑他們存邪僻的心,行那些不合理的事;裝滿了各樣不義、邪惡、貪婪、惡毒(或作:陰毒),滿心是嫉妒、兇殺、爭競、詭詐、毒恨;又是讒毀的、背後說人的、怨恨神的(或作:被神所憎惡的)、侮慢人的、狂傲的、自誇的、捏造惡事的、違背父母的。無知的,背約的,無親情的,不憐憫人的。他們雖知道神判定行這樣事的人是當死的,然而他們不但自己去行,還喜歡別人去行。』
不潔淨的心, 必是害人害己了。
Tidak ada komentar:
Posting Komentar