Minggu, 30 November 2014

Kasih Allah kepada Anak yang Hilang (D33a)

Kasih Ayah kepada Anak yang hilang
D-33a  4/10-1964
Luk 15:20-24

Kita telah mempelajari kebaikan anak yang hilang, sekarang kita mau mempelajari kasih Allah Bapa kepada kita.

I. Ia dengan sabar menantikan anaknya pulang 20, 21 (Kasih Bapa di Surga)

Sejak anak yang bungsu pergi meninggalkan rumahnya, ayahnya setiap hari menantikan anaknya pulang ke rumah; ia berdiri di depan pintu terus menjaga dan mengharapkan anaknya pulang ke rumah, sebulan, dua bulan; setahun, dua tahun; ia masih terus menunggu. Saat ada orang pulang dari jauh, ia selalu bertanya : apakah ada bertemu dengan anak saya? Jika mereka mengatakan, “tidak ada” ia sangat kecewa; jika ada orang memberitahukan bahwa anaknya sudah gagal dan keadaannya sangat susah, ia langsung menangis. Pada suatu hari, ia melihat anaknya pulang, ia berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

II. Ia membawa jubah yang baik untuk dipakai  22 (Jubah kebenaran)
Belum sampai anaknya habis bicara, ayahnya langsung memanggil hambanya membawa jubah yang baik untuk dipakainya. Jubah ini melambangkan “Jubah kebenaran” Tuhan menanggalkan baju kita yang compang camping dan memberi kepada kita jubah kebenaran, Kita yang sudah percaya kepada Tuhan harus mengenakan jubah baru dan menjadi manusia baru, sehingga kita layak menjadi anak Allah.

III. Ia mengenakan cincin pada jarinya  22 ( Tanda cap pengatur rumah)
Dahulu cincin adalah tanda atau cap yang berharga, dengan cincin ini telah menyatakan kasih Allah yang ajaib. Petrus telah tiga kali menyangkal Tuhan, sesudah ia bertobat, Tuhan memberikan kunci kerajaan Surga kepadanya.

IV. Memakaikan sepatu pada kakinya  22 ( Tanda seorang pemilik)
Anak yang hilang merasa dirinya sudah tidak layak menjadi anak, ia rela menjadi seorang hamba, tetapi ayahnya menolak anak menjadi hambanya. Dari segi positifnya anak ini mau merendahkan diri, tetapi dari segi negatif anak ini sudah frustrasi, sekarang ia ingin menjadi seorang yang hina. Tetapi ayah mengenakan sepatu pada kakinya. Ia mau anaknya tetap dan menjadi pemilik, bukan seorang hamba.

V. Menyembelih anak korban yang tambun dan mengundang orang banyak 23,24 (Bersukaria bersama)
Ayahnya mengatakan : “Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.” Tentu anak yang hilang juga bersukaria. Dosa telah menghancurkan cita-cita seseorang, sesudah ia meninggalkan dosanya, ayahnya lebih bersukacita. Demikian juga Allah Bapa mau kita dengan sikap yang haus dan lapar akan kebenaran untuk mencari Dia dan menyembah Dia. Hati Allah Bapa kita hanya mau kita bertobat dan kembali ke pangkuannya. Anak yang hilang telah berubah dalam hidupnya, ia juga diliputi penuh dengan anugrah Tuhan, betapa mulianya. Hari ini kita juga dapat berdamai dengan Allah Bapa melalui Yesus Kristus. Betapa besar kemuliaan Allah yang kita peroleh melalui Yesus Kristus. Bagaimana keadaan Saudara?

父親對浪子的愛
D-33  4/10-1964
路 15:20-24

我們己研究浪子的好處, 堪為我們所效法。主說這比喻的目的是要把天父的愛容形描寫出來。
(一) 忍耐等候浪子回家 20, 21 (父愛)
自從浪子離家以後, 他天天渴望浪子回家; 看哪, 他站在門口等他回來, 一月, 二月, 一年, 二年, 都仍在等候。 若有人從遠方回來, 就問有無見小兒子; 若說沒有, 很失望。若說敗落就痛哭。一天見兒子回來, 就前往抱他親嘴了。

(二) 把上好的袍子給他穿 22 (義袍)
父親不等待兒子說完話, 即命僕人給上好袍子他穿。這袍子是義袍, 即把破爛污穢衣服除去。穿上新的作一新人。我們信主當穿上新人才配作神兒子。

(三) 把戒指戴在他手上 22 (管家的圖章)
古時戒指乃圖章印信, 把戒指給他表示神的愛真奇妙。彼得三次不認主, 咒起來, 但主在他認罪後饒恕他, 把鑰匙給他。

(四) 把鞋穿在他腳上 22 (作主人的記號)
浪子只想作一雇工就知足, 但他父不許, 甚至不要聽這一句話, 兒子願作僕人; 好一方面就是謙卑; 壞一方面說自暴自棄。罪於使人甘於小, 就甘屬下流; 但父給鞋穿, 給他做主人尊嚴, 並是自由自主的。

(五) 把肥犢宰了宴親友 23,24 (快樂)
浪子回家是死而復活, 失而又得, 所以就快樂起來。浪子方面快樂。罪消滅了人高尚的志向。父親方面更快樂。至說, 父要這樣的人拜他, 要有追求飢渴慕義; 需要尋找。惟有浪子回頭才能止父之渴, 才能完滿。浪子生活大改變, 上下左右被主恩包圍, 何其榮耀。今日我們既藉著主和好, 就當藉主以神為榮。請問你在那裏?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar