Minggu, 07 Desember 2014

Persembahan Maria (D34)

Persembahan Maria
 D-34
Mat 26:6-13, Mrk 14:3-9, Yoh 12:1-5

Hari ini saya bicara tentang persembahan, karena sebuah gereja memerlukan dana dan biaya, semuanya perlu dari persembahan anggota jemaat, jika anggota jemaat mengerti tentang persembahan, gereja tersebut tidak akan kekurangan, malah ada lebihnya. Jika anggota jemaat tidak mengerti tentang persembahan, gerejanya pasti mangalami banyak kekurangan.


Baru saja kami ke Bangka dan Belitung, mengunjungi gereja disana, mereka memerlukan 30 kursi gereja dan mereka minta kami dari Sinode mendukung dana sebanyak tiga ratus ribu rupiah. Sesudah saya ada di Surabaya, saya ke Mojokerto lagi, gereja di sana membutuhkan dana sebanyak empat ratus ribu rupiah untuk membeli rumah ibadah dan sesudah saya pulang ke Makassar mendapatkan surat dari gereja Sidoarjo, dalam suratnya minta Sinode membantu seorang hamba Tuhan di gereja Lampung, karena kehilangan sepedanya, akan dibeli lagi sepeda baru dengan dana yang dibutuhkan sebanyak enam puluh ribu rupiah. Kelihatan semuanya gereja ada kekurangan dan membutuhkan dana.

Semuanya saya balas dengan surat dan memberitahukan kepada mereka, Sinode sekarang setiap bulan harus menanggung dana untuk beberapa hamba Tuhan sebanyak dua ratus ribu rupiah, semua dananya berdasarkan iman saja, karena Sinode tidak ada dananya. Kami juga tidak pergi minta sumbangan dari orang lain, tetapi karena anugrah Tuhan semuanya dapat kami lewati dengan baik. Puji Tuhan. Jika semua gereja mengharap lagi dari Sinode, dari mana Sinode memperoleh sekian banyak dananya? Menurut ketentuan yang lalu, setiap gereja sesudah mereka menyelesaikan gerejanya akan mendapatkan dukungan Sinode seribu rupiah, sekarang Sinode kita memiliki lebih dari dua puluh gereja, semua mengikuti ketentuan ini, mereka secara berdikari, tidak pernah minta pinjaman dari Sinode. Mereka terlebih dahulu minta persembahan anggota jemaat, jika ada kekurangan baru mengirimkan surat minta pertolongan dana, dan saya akan mengirimkan surat kepada gereja-gereja yang lain supaya mereka membantu doa dan dana. Jika masih ada kekurangan baru kami pergi minta pertolongan dari gereja yang lain. Maka kita harus berusaha dulu, kemudian kalau ada kekurangan, orang lain akan menolong kita.

Baru saja kami mendapatkan surat dari gereja Bangka Belitung,  isi suratnya mengatakan, mereka telah mengikuti bimbingan dari Sinode, hanya dalam satu kali kebaktian mereka umumkan untuk dana pembelian kursi, langsung mendapatkan respon dari jemaat, mereka mau mempersembahan kursinya  ada yang persembahkan lima kursi, ada yang empat kursi, ada yang tiga atau dua atau satu kursi, malah lebih dari kami butuhkan sampai empat puluh satu kursi, luar biasa berkatnya.

Sekarang saya mau memakai persembahan Maria menjadi teladan persembahan kita. Pada malam sebelum Yesus masuk ke kota Yerusalem, ia menghadiri undangan makan Simon si kusta yang telah disembuhkan itu, Lazarus dan Marta juga hadir, mungkin mereka ada hubungan keluarga. Maria telah membawa sebuah buli-buli pualam minyak wangi untuk mengurapi Yesus. Kita melihat persembahannya.:

I. Persembahan yang indah

“membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal” ini berupakan minyak wangi terbaik dan sangat banyak.  Yoh 12:13  dan minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih (Mrk 14:5) minyak yang sangat mahal sekali. Minyak wangi yang mahal ini juga melambangkan nilai seseorang yang tinggi. Minyak wangi ini diperuntukkan pernikahnya. Ini hanya matei saja mengapa kita mengatakan persembahannya adalah persembah yang indah? ini sebabnya bahwa Maria mempunyai 


  1. Persembahan syukur kepada Tuhan, ia adalah seorang mengetahui balas budi
  2. Ia mempunyai pernyataan kasih kepada Tuhan, karena ia mengetahui bahwa Tuhan akan mati baginya.
  3. Persembahannya dengan sukarela, bukan karena paksaan dan tidak takut halangan dan kritik dari seseorang. Mrk 14:5
  4. Perbuatannya sesuai dengan kemampuannya. Mrk 14:8 bukan karena pandang muka atau melebihi dari kemampuannya. Tuhan hanya menginginkan sesuai dengan kemampuan saja.
II. Persembahan yang tepat
“Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.” Tidak ada salahnya persembahannya diatas Tuhan Yesus. Saat ia mencurahkan minyak wangi naswatu di atas kepala Yesus dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu. Yoh 12:3 ; Permisi tanya, apakah persembahan kita adalah untuk Tuhan Yesus? Jika benar, pasti bau persembahan kita juga semerbak di seluruh rumah. Inilah persembah yang tepat.
  1. Dalam hal persembahan, jika kita tidak persembahkan persembahan yang harus kita persembahkan, maka kita telah mencuri miliknya Tuhan. Kita telah menjadi penipu dalam persembahan.  Itulah sebabnya kita harus hati-hati. (Mal 3:8)
  2. Dalam hal persembahan, jika kita hanya mencari nama, persembahan itu hanya untuk diri sendiri bukan untuk Tuhan, seperti persembahan dari suami isteri Ananias.
  3. Dalam hal persembahan, jika kita hanya mempersembahkan setengah saja. Setengah untuk diri sendiri dan juga dengan setengah untuk Tuhan, ini bukan persembahan yang tepat. Kita harus meneladani persembahan seorang anak, ia hanya mempunyai lima roti dan dua ikan, tetapi ia telah mempersembahkan seluruhnya kepada Tuhan dan kemudian dipakai Tuhan.
III. Persembahan yang sesuai dengan waktunya
“Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.” Inilah persembahan sesuai waktu dimana Yesus akan disalib. Persembahannya berbeda dengan persembahan orang yang lain, seperti “Nikodemus datang ke situ. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya (Yoh 19:39), kemudian “Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus." (Mrk 16:1).  Persembahan Maria telah membawa bau minyak semerbak kepada Tuhan Yesus dan di seluruh rumah. Beda dengan persembahan Nikodemus sesudah Yesus mati dan persembahan para perumpuan dimana Tuhan Yesus sudah tidak memerlukannya.

Persembahan sesuai dengan waktunya sangat diperlukan. Seperti Ester, “Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu." Est 4:14

Jika Saudara sudah mempunyai kekayaan, memiliki uang yang banyak, persembahkanlah supaya tidak kehilangan kesempatan.

Puji Tuhan, banyak anak Tuhan yang mengasihi Tuhan di gereja kita, seperti kami di gereja honornya minim sekali, tetapi oleh karena bantuan jemaat, kami tetap tidak ada kekurangan. Ini kali persembahan Natal sungguh mengharukan hati kami.


馬利亞的奉獻
D-34

太26:6-13, 可14:3-9, 約12:1-5
我今天說到奉獻的事情, 因為一個教會費用是必有的, 需要信徒的奉獻來維持, 倘若信徒曉得奉獻, 教會就豐富有餘, 倘若信徒不曉得奉獻, 教會就覺得樣樣缺乏。

最近我到邦加勿里洞的教會, 他們要做椅三十張, 要向我要求總團給三十萬盾。到泗水時, 惹班教會要借四萬盾購屋做禮拜堂。回來錫江接到徐埠教會信要求總團資助楠榜堂傳人失足車要求六萬盾購買新足車。大家都向總團要錢, 都感到缺乏。

我一一答復他們說, 現在總團每月負擔各地傳道人生活津貼費約在二十萬盾沒有基金都憑信心, 也不募捐, 感謝神都可以過去, 但每教會若只向總團要而存倚靠之心, 那麽總團從那裏得這麽多錢呢? 照過去每個禮拜堂做好了, 才給一千盾, 現在本團有二十多個堂都是這樣, 從來沒有借過總團錢, 都是自力更生。先自己信徒奉獻, 不足請來信, 我可吁請各堂祈禱與捐獻, 仍不足則我可給你們向外募捐, 所以必先自己盡力奉獻, 別人方能幫助。

最近得到勿里洋教會來信說, 他們經己照行, 在一天禮拜後宣佈即報告提出認獻, 不够十分鐘信徒有認五張, 四張, 三張, 二張, 一張即奉獻共得四十一張椅而豐富有餘, 出人意料之外。

現把馬利亞的奉獻作我們的榜樣。在耶穌末次進京之前夕, 在伯大尼村一個被醫好的痲瘋人西門家請餐, 拉撒路, 馬大都在, 大概有親戚的關係, 其時, 馬利亞拿一瓶香膏抹主耶穌, 他的奉獻:

(一) 上好的奉獻
『一玉瓶極貴的香膏』『一斤極貴的真哪逹香膏』約12:3 『這香膏可賣三十兩銀子』(可14:5)
1. 感恩 : 因她知恩
2. 愛主 : 因她知主不久受死
3. 业心樂意 : 不受人勉強, 不怕人難為, 更不怕人批評。(可 14:3)門徒不悅與生气 (可14:5)
4. 盡她所能 : (可14:8) 應酬的奉獻不好, 過力的奉獻更不好; 當盡力盡自己所能

(二) 合宜的奉獻
『在耶穌身上估的是件美事』她把香膏倒在耶穌身上, 使到全屋都香; 我們奉獻主耶穌奉獻嗎? 應當奉獻而不奉獻, 這是偷主之錢。(瑪3:8) 奉獻而求虛名的, 是為己, 而不是為主, 這是亞拿尼亞夫婦, 沽名釣譽的作為。一半為主, 一半為己, 也是不合宜的。

(三) 合時的奉獻
『是我安葬作的』
約19:39 又有尼哥底母,就是先前夜裏去見耶穌的,帶著沒藥和沉香,約有一百斤前來。
可16:1    過了安息日,抹大拉的馬利亞和雅各的母親馬利亞並撒羅米,買了香膏要去膏耶穌的身體。

合時最要緊

斯4:14 此時你若閉口不言,猶大人必從別處得解脫,蒙拯救;你和你父家必致滅亡。焉知你得了王后的位分不是為現今的機會麼?」


感謝上帝, 我們教會愛主的人實在很多, 像我所得的生活微薄, 若不是兄姐們愛主, 那能度日。
這次聖誕奉獻叫我深受感動。
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar