Mendirikan rumah tangga Kristen
D-29 I Kor 13
Rumah adalah tempat ayunan bagi seseorang. Rumah juga adalah batu fondasi masyarakat. Sebuah rumah tangga yang baik akan dipimpin oleh orang tuanya. Jika orang tuanya menjalankan kehidupan Kristen akan mempengaruhi anaknya. Maka ciri khas rumah tangga Kristen adalah “Kristus adalah Tuhan bagi rumah ini”. Maksudnya adalah rumah tangga ini akan selalu melakukan kehendak Tuhan, menjadikan hatinya sama dengan hati Tuhan.
Hidup takut akan Tuhan, mengasihi sesama dan mengabdi kepada masyarakat, agar rumahnya menjadi tempat Kerajaan Allah, penuh sukacita dan damai sejahtera. Inilah rumah tangga Kristen.
1. Memiliki iman yang teguh
Iman adalah dasar dan kekuatan bagi rumah tangga Kristen. Di Perjanjian Lama ada Abraham dan Perjanjian Baru ada Kornelius, dimana kita dapat melihat bahwa Tuhan bersama mereka, dan telah melakukan perkara besar melalui iman mereka. Maka kita yang percaya kepada Tuhan harus mempunyai iman yang teguh. Tanpa iman kita tidak akan melihat kuasa Tuhan, walaupun sudah percaya kepada Tuhan. Banyak orang dalam imannya hanya setengah-setengah saja, setengah mengikuti Tuhan, setengah tetap mengikuti dunia. Bagaimana bisa memberi pengaruh kepada rumah tangganya?
D-29 I Kor 13
Rumah adalah tempat ayunan bagi seseorang. Rumah juga adalah batu fondasi masyarakat. Sebuah rumah tangga yang baik akan dipimpin oleh orang tuanya. Jika orang tuanya menjalankan kehidupan Kristen akan mempengaruhi anaknya. Maka ciri khas rumah tangga Kristen adalah “Kristus adalah Tuhan bagi rumah ini”. Maksudnya adalah rumah tangga ini akan selalu melakukan kehendak Tuhan, menjadikan hatinya sama dengan hati Tuhan.
Hidup takut akan Tuhan, mengasihi sesama dan mengabdi kepada masyarakat, agar rumahnya menjadi tempat Kerajaan Allah, penuh sukacita dan damai sejahtera. Inilah rumah tangga Kristen.
1. Memiliki iman yang teguh
Iman adalah dasar dan kekuatan bagi rumah tangga Kristen. Di Perjanjian Lama ada Abraham dan Perjanjian Baru ada Kornelius, dimana kita dapat melihat bahwa Tuhan bersama mereka, dan telah melakukan perkara besar melalui iman mereka. Maka kita yang percaya kepada Tuhan harus mempunyai iman yang teguh. Tanpa iman kita tidak akan melihat kuasa Tuhan, walaupun sudah percaya kepada Tuhan. Banyak orang dalam imannya hanya setengah-setengah saja, setengah mengikuti Tuhan, setengah tetap mengikuti dunia. Bagaimana bisa memberi pengaruh kepada rumah tangganya?
Dulu ada seorang suka mabuk dan suka main judi, sesudah percaya Tuhan, juga tidak ada perubahan, maka ia tidak akan memberi pengaruh kepada keluarganya.
2. Ia mempunyai pengharapan surgawi
Orang yang merasa diri punya iman yang teguh, tetapi tidak mempunyai pengharapan surgawi, akan selalu dirundung putus asa. Kalau ia mempunyai pengharapan surgawi, walaupun dalam hidupnya selalu mengalami penderitaan ia tetap dapat dengan hati yang tenang untuk menghadapi kesusahannya. Kerajaan Allah sudah dekat, segala pengharapan kita akan kita peroleh.
3. Ia mempunyai kasih yang sejati
Banyak hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di dalam rumah tangga atau di tengah masyarakat, karena di dalam rumah tangga itu tidak ada kasih yang sejati. Jika ada kasih yang sejati, maka pasti akan berkuranglah masalah-masalah mereka.
Jika suami isteri punya kasih yang sejati, maka mereka akan saling mengasihi;
3. Ia mempunyai kasih yang sejati
Banyak hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di dalam rumah tangga atau di tengah masyarakat, karena di dalam rumah tangga itu tidak ada kasih yang sejati. Jika ada kasih yang sejati, maka pasti akan berkuranglah masalah-masalah mereka.
Jika suami isteri punya kasih yang sejati, maka mereka akan saling mengasihi;
Jika orang tua punya kasih yang sejati, maka mereka akan mempunyai cinta kasih kepada anaknya;
Jika anak-anak punya kasih yang sejati, maka mereka akan berbakti kepada orang tuanya.
Jika teman-teman punya kasih yang sejati, maka mereka pasti akan saling membantu;
Jika tetangga-tetangga punya kasih yang sejati, maka mereka akan hidup damai.
Maka semua orang akan menikmati dan mempunyai orang tua yang baik, anak yang taat dan saudara-saudara saling menghormati, suami isteri juga kasih mengasihi, bukankah kita sudah memiliki rumah tangga yang bahagia?
建立基督化的家庭
D-29 林前十三章
一個家庭是個人的搖籃, 社會的基石, 家庭好, 造就出來的人才就好; 對社會就有良子的影響。一家的生活是以父母為領導。 如果父母能實行基督化生活, 子女自然可以得到好影響。所以基督化的家庭的特點是以「基督為此家之主」就是此家的各人以主的旨意為旨意, 敬神, 愛人, 服務社會, 實現天國, 全家歡喜快樂, 這就是基督化的家庭。要逹到此目的
1. 有堅固的信仰
信仰是力量, 就是基督化家庭基礎, 舊約亞伯拉罕, 新約哥尼流都可見到神, 因他們的信在他們身上所成就的事, 所以當堅心信主, 否則雖信主多年也不能發出力量, 所謂有信心無行為。即一半信主, 一半屬世, 怎能改變家庭。
從前, 有一信徒信主多年, 但性情嗜酒好賭。
2. 有高尚的盼望
你有堅固的信仰而無高尚的盼望, 便會常使我們灰心。從前在廣州到北京考試…. 所以家庭要逹到理想, 一定經過許多困難, 但有高尚的盼望, 一切困難都安然處之, 因為天國不久, 因我們的盼望而努力逹到實現的。
3. 有純潔的愛心
社會上家庭中以及個人間, 往往發生許多不幸的事, 都因沒有純潔的愛心存在來維系所致, 若有愛心維系問題便會減少很多。
夫婦有愛, 自然相敬;
兄弟有愛, 自然相會;
父母有愛, 必能慈心;
子女有愛, 必能孝順;
朋友有愛, 自能守信;
隣里有愛, 自能和睦。
這樣, 父母慈, 子女孝; 兄友弟恭; 夫婦合, 這豈不是一個美滿快樂的家庭嗎?
Jika tetangga-tetangga punya kasih yang sejati, maka mereka akan hidup damai.
Maka semua orang akan menikmati dan mempunyai orang tua yang baik, anak yang taat dan saudara-saudara saling menghormati, suami isteri juga kasih mengasihi, bukankah kita sudah memiliki rumah tangga yang bahagia?
建立基督化的家庭
D-29 林前十三章
一個家庭是個人的搖籃, 社會的基石, 家庭好, 造就出來的人才就好; 對社會就有良子的影響。一家的生活是以父母為領導。 如果父母能實行基督化生活, 子女自然可以得到好影響。所以基督化的家庭的特點是以「基督為此家之主」就是此家的各人以主的旨意為旨意, 敬神, 愛人, 服務社會, 實現天國, 全家歡喜快樂, 這就是基督化的家庭。要逹到此目的
1. 有堅固的信仰
信仰是力量, 就是基督化家庭基礎, 舊約亞伯拉罕, 新約哥尼流都可見到神, 因他們的信在他們身上所成就的事, 所以當堅心信主, 否則雖信主多年也不能發出力量, 所謂有信心無行為。即一半信主, 一半屬世, 怎能改變家庭。
從前, 有一信徒信主多年, 但性情嗜酒好賭。
2. 有高尚的盼望
你有堅固的信仰而無高尚的盼望, 便會常使我們灰心。從前在廣州到北京考試…. 所以家庭要逹到理想, 一定經過許多困難, 但有高尚的盼望, 一切困難都安然處之, 因為天國不久, 因我們的盼望而努力逹到實現的。
3. 有純潔的愛心
社會上家庭中以及個人間, 往往發生許多不幸的事, 都因沒有純潔的愛心存在來維系所致, 若有愛心維系問題便會減少很多。
夫婦有愛, 自然相敬;
兄弟有愛, 自然相會;
父母有愛, 必能慈心;
子女有愛, 必能孝順;
朋友有愛, 自能守信;
隣里有愛, 自能和睦。
這樣, 父母慈, 子女孝; 兄友弟恭; 夫婦合, 這豈不是一個美滿快樂的家庭嗎?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar