Minggu, 17 Agustus 2014

Ikabod (D22)

Ikabot
D-22 16/8-1964
I Sam  4:12-22

“Orang Israel maju berperang melawan orang Filistin dan berkemah dekat Eben-Haezer, sedang orang Filistin berkemah di Afek. Orang Filistin mengatur barisannya berhadapan dengan orang Israel. Ketika pertempuran menghebat, terpukullah kalah orang Israel oleh orang Filistin, yang menewaskan kira-kira empat ribu orang di medan pertempuran itu. Ketika tentara itu kembali ke perkemahan, berkatalah para tua-tua Israel: "

Mengapa TUHAN membuat kita terpukul kalah oleh orang Filistin pada hari ini?
Marilah kita mengambil dari Silo tabut perjanjian TUHAN, supaya Ia datang ke tengah-tengah kita dan melepaskan kita dari tangan musuh kita."   Kemudian bangsa itu menyuruh orang ke Silo, lalu mereka mengangkat dari sana tabut perjanjian TUHAN semesta alam, yang bersemayam di atas para kerub; kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas, ada di sana dekat tabut perjanjian Allah itu.” 1Sam 4:1-4

“Dan orang Filistin yang mendengar bahwa tabut TUHAN telah sampai ke perkemahan itu, ketakutanlah orang Filistin, mereka berkata:  Celakalah kita! Siapakah yang menolong kita dari tangan Allah yang maha dahsyat ini? Inilah juga Allah, yang telah menghajar orang Mesir dengan berbagai-bagai tulah di padang gurun.”

Diluar dugaan, peperangan kali ini justru mengalami kekalahan besar, walaupun ada tabut perjanjian Tuhan di tengah-tengah mereka". Dari pihak Israel gugur tiga puluh ribu orang pasukan berjalan kaki. Lagipula tabut Allah dirampas dan kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas, tewas. Mengapa tabut perjanjian Tuhan sudah tidak lagi berkuasa? Semua karena dosa orang Israel dan Tuhan telah meninggalkan mereka.

Saat itu Eli sudah sembilan puluh delapan tahun umurnya dan matanya sudah bular, sehingga ia tidak dapat melihat lagi. Eli tidak mengetahui keadaan medan pertempuran, hatinya sangat gelisah, ada seorang dari suku Benyamin memberitahukan kekalahan orang Israel di medan pertempuran. setelah ia mendengar kedua anaknya, Hofni dan Pinehas, telah tewas, dan tabut Allah sudah dirampas." jatuhlah Eli telentang dari kursi di sebelah pintu gerbang, batang lehernya patah dan ia mati.

Adapun menantunya perempuan, isteri Pinehas, sudah hamil tua. Ketika didengarnya kabar itu, bahwa tabut Allah telah dirampas dan mertuanya laki-laki serta suaminya telah mati, duduklah ia berlutut, lalu bersalin, sebab ia kedatangan sakit beranak. Ketika ia hampir mati, berkatalah perempuan-perempuan yang berdiri di dekatnya: "Janganlah takut, sebab engkau telah melahirkan seorang anak laki-laki." Tetapi ia tidak menjawab dan tidak memperhatikannya. Ia menamai anak itu Ikabod, katanya: "Telah lenyap kemuliaan dari Israel"  dalam hal kemuliaan telah meninggalkan Israel, inilah hal yang sangat menyedihkan dan memalukan. Apa sebabnya?

I. Terjadilah pada zaman itu, ketika tidak ada raja di Israel (Hak 19:1, 21:25)
Orang Israel sejak keluar dari Mesir, kemudian masuk ke tanah Kanaan, Allah telah menjadi rajanya. Para nabi, imam dan hakim-hakim dibawah pimpinan Tuhan Allah, ketika Eli menjadi hakim/imam selama 40 tahun I Sam 4:18 orang Israel tidak lagi menjadikan Tuhan  Allah adalah raja mereka, mereka berjalan menyimpang dari jalan Tuhan yang benar. Hak 21:25

1.Segi keluarga : Suku-suku Israel hidup dalam kenajisan
Hak 19:1 bahwa di balik pegunungan Efraim ada seorang Lewi tinggal sebagai pendatang. Ia mengambil seorang gundik dari Betlehem-Yehuda. Inilah kelakuan yang tidak benar dimata Tuhan.
Hak 19:15 orang Benyamin yang tidak manusiawi, mereka tidak menyambut tamu dengan baik, mala berbuat yang tidak senonoh terhadap tamu. Hak 19:22-26
Hak 20:12-14 orang Israel menegur orang Benyamin, tetapi orang Benyamin tidak mengakudosanya
Hak 20:48 maka orang Israel berperang dengan orang Benyamin semua perumpuan orang Benyamin dibunuh.
Hak 21:21-23 ketika anak perumpuan Silo keluar menari, orang Benyamin merampas perumpuan itu menjadi isterinya. Maka kita dapat melihat suku Benyamin sudah menjadi suku campuran dan kehilangan kemuliaan Allah.
2. Segi Agama
Mereka tidak lagi menghormati Tuhan, sehingga Tuhan telah bosan terhadap mereka.
3. Segi suku : mereka melawan orang Filistin dan kalah dalam pertempuran, orang Israel telah melampiaskan hawa nafsunya, siaku telah menguasai mereka.

II. Tabut perjanjian Tuhan dirampas
Seorang dipakai Tuhan ditangkap orang Filistin dan menjadi budaknya;  Yudas seorang murid Yesus gantung lehernya dan bunuh diri
Sebaliknya saat orang Israel mengalahkan kota Yeriko dan Goliat dikalahkan Daud, betapa mulianya.

III. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatanpun tidak sering (1Sam 3:1)
Seorang berdosa, membuat Tuhan tidak lagi melihat mukanya dan tidak lagi berbicara kepadanya, karena melihat sudah tidak lagi suka, bagaimana berbicara dengan dia.

Ada seorang ibu, mempunyai seorang anak, ia menaruh bedar harapan kepada anaknya, anak ini juga pintar sekolah, tetapi anak ini selalu tidak taat kepada ibunya, dan selalu menyedihkan hati ibunya, maka ibunya sangat sakit hati dan tidak lagi suka berbicara dengan anaknya



以迦博
D-22 16/8-1964
撒上4:12-22

當日以色列人與非利士人打仗, 被非利士人打敗殺了四千人。 4:2 於是以色列人將上帝的約櫃抬出來應戰。 4:3 希望上帝把以色列人救出來脫離敵人之手。以利的兩個兒子何弗尼, 非尼哈也一同與上帝的約櫃出去。 4:4

非利士人聽見了以色列人抬出了約櫃來應戰, 非常惧怕。因為他們都知道以色列人過去, 在出埃及過曠野時, 約櫃怎樣帶領他們, 幫助他們。
怎知道這一次, 雖有約櫃在他們中間, 但出乎人意料之外, 以色列人失敗了, 而且是慘敗。約櫃被敵人擄去了。以利的兩個兒子也死了。約櫃竟然失了效力, 為什麽這樣的呢? 歸究起來以色列人有罪, 上帝離開了他們阿, 所以約櫃不能顯聖。
以利還不知道, 日夕為約櫃担心, 忽然有一便雅憫人, 從陣上來報告失敗的消息, 以利那時九十八歲, 眼目發直, 不能看見 4:15 得知消息約櫃被擄去, 馬上頭向後落在門房, 折斷頸項而死。 4:18

以利的媳婦非尼哈的妻子那時產期己到, 忽聽公公和丈夫都死了, 就猛然一痛曲身生產, 產下一男子起名以迦博。意即榮耀離開以色列了, 東方人起名多有意義的。
榮耀離開以色列是一件難過而羞恥的事, 推其原因:

I.    是以色列沒有王 士19:1, 21:25
以色列人自從出埃及以至進迦南都是上帝作王, 一切先知祭司士師都由上帝直轄發號施令, 可是在士師以利作士師約四十年中撒上4:18 他們根本不需要上帝作王。各人任意而行腐敗不堪 士21:25
1.    家族方面 (不聖潔)
士19:1 利未人娶猶大伯利恆女子為妾而這女子行為不端
士 19:5 便雅憫人無親情, 不接待遠人還要向遠人存非非之想並且施行淫亂 士19:22-26
士 20:12-14 以色列人質問便雅憫人, 但便雅憫人不肯認罪。
士 20:48 因此以色列人擊敗便雅憫人, 一切女人被殺光。
士21:21-23 叫示羅的女子跳舞時, 便雅憫人往搶其女子為妻。 這樣家族混亂不堪失却上帝的榮耀。
2.    宗教方面
藐視耶和華使人討厭
3.    民族方面 : 全民與非利士人打仗打敗, 表情慾, 舊人老亞當壓制了以色列人不自由了。

II.    約櫃被擄
一個主使用的人, 參孫推磨; 一個主僕猶大吊頸
反過來說, 耶利被打倒, 歌利亞被大衛打敗, 何等榮耀

III.    耶和華的言語稀少 撒上3:1 不常有默示

一個有罪的人, 上帝不願意看他, 不願意和他說話, 見了他就討厭了, 怎能還有和他說話呢?
有一個媽媽對她的兒子非常大有盼望, 他很聰明讀書, 可惜他愛自己行動, 不喜歡聽媽媽說話, 常使媽媽傷心難過, 媽媽見此情形討厭不和他說話。


Tidak ada komentar:

Posting Komentar