Menantikan Kedatangan Kristus
D-24 23/8-1964
Yudas 14-16
Orang Kristen mengetahui bahwa Kristus akan datang. Benar, tetapi bagaimana sikap kita terhadap kedatangan Kristus?
D-24 23/8-1964
Yudas 14-16
Orang Kristen mengetahui bahwa Kristus akan datang. Benar, tetapi bagaimana sikap kita terhadap kedatangan Kristus?
Ketika Kristus lahir, orang Yahudi mengetahui waktu dan hari kelahiran Kristus melalui kitab Daniel. Maka ketika Yohanes Pembaptis memberitakan Injil, banyak orang bertanya kepadanya, “Apakah engkau Kristus?”
Orang Yerusalem bukan saja mengetahui waktu kelahiran Kristus, juga mengetahui tempat kelahiran Kristus. Para Ahli Taurat menjawab pertanyaan Herodes dan berkata, "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi.” Mereka hanya mengetahui nubuat dalam otak saja. Walaupun mereka juga menantikan kelahiran Kristus, tetapi saat Kristus lahir mala mereka tidak menyadari.
Inilah keadaan saat Kristus datang kembali sama seperti saat kelahiran Kristus. Saudara menantikan Kristus datang kembali? Tentu, semua orang mengetahui kedatangan Kristus dan setiap hari menantikan kedatangannya. Yang disayangkan adalah saat kedatangan Kristus, kita malah tidak menyadari kedatangannya seperti orang Yahudi. Tuhan Yesus berkata, pada waktu “hari Tuhan seperti pencuri” di luar dugaan manusia, saat kita merasa aman dan tidur dengan tenteram, pencuri datang. Pada pagi hari sesudah kita bangun baru menyadari kemarin malam rumah kemasukan maling. Tetapi semuanya sudah terlambat. Saudara sekalian, hari kedatangan Kristus seperti pencuri, kita harus berjaga-jaga, jangan seperti orang Yahudi, mereka kehilangan kesempatan yang terindah.
Tuhan sudah bernubuat saat kedatangannya, orang-orang dalam keadaan tertidur, sudah rusak moralnya. Bukan saja orang dunia, juga orang Kristen. Ketika kelahiran Kristus Yesus, kehidupan keagamaan orang Yahudi sangat bobrok. Demikian bait Allah sudah dicemari. Untung saat malam sudah gelap, bintang-bintang tetap bersinar di atas. Semua orang telah sudah mabuk dengan anggur, masih ada orang yang saleh tetap dengan berjaga-jaga menantikan kelahiran Juruselamat.
Mari kita belajar melalui Injil Lukas pasal 1 dan pasal 2, kita dapat mengenal sebagian orang sedang menyambut kelahiran Kristus. Melalui kehidupan mereka kita belajar kesucian dan kesalehan hidup mereka, jangan kita kompromi dengan keborokan hidup orang lain.
I. Hidup suci dan tidak mengikuti arus dunia Luk 1:5-7
Imam Zakaria dan isterinya sudah lanjut umur, namun tetap hidup suci dan saleh dan tidak ada celanya. Saat orang-orang di Yerusalem sudah berbuat dosa dan Bait Allah menjadi sarang penyamun. Dapat kita bayangkan keadaan bait Allah, sudah menjadi tempat yang kotor, “Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ.”mengapa terjadi hal yang demikian? Karena korban persembahan dari orang Yahudi harus tidak bercacat cela, semuanya harus melalui pemeriksaan Imam, banyak korban persembahan orang yang desa-desa dianggap tidak layak untuk menjadi korban persembahan. Imam-Imam dengan sengaja menolak korban persembahan mereka. Sehingga orang-orang terpaksa harus membeli korban persembahan yang sudah tersedia di pintu bait Allah. Imam-imam mengambil kesempatan memeras orang-orang yang datang menyembah Tuhan. Orang-orang datang membawa mempersembahkan uang, tidak diizinkan menggunakan uang Romawi dan mereka harus menukar uang khusus orang Yahudi. Maka Imam-imam juga dapat dengan cara pertukaran uang mendapatkan banyak keuntungan. Inilah artinya bait Allah sudah menjadikan sarang-sarang penyamun.
Puji Tuhan, ketika para imam-imam yang lain telah menjadi bobrok, ada seorang imam tua, ia tidak mau kempromi dengan mereka dan hidup tidak bercela. Biarlah orang kaya, ia tetap mengasihi Tuhan; orang berbuat dosa, saya tetap hidup sederhana saja. Pada waktu itu banyak imam besar dan untungnya besar, imam kecil, untung juga kecil. Hanya Imam tua ini, ia tidak mau keuntungan yang tidak halal ini, mereka suami dan isteri tetap dengan saleh melayani Allah. Benar pepatah berkata, “semua air sudah keruh, hanya air kita masih bersih”
Imam tua yang baik ini, seperti disiksa Tuhan, sampai mereka lanjut umur, mereka tetap tidak mempunyai anak. Menurut pandangan orang Yahudi, tidak ada anak adalah kutukan Allah. Maka kesalehan mereka sepertinya tidak ada gunanya, malah dicela oleh orang banyak, “Jika mereka sungguh saleh dan diperkenankan Allah, tidak mungkin orang yang saleh ini bisa tidak mempunyai anak.” Tentu imam tua tua ini hatinya sangat sedih, karena ia juga tidak mengerti maksudnya Tuhan.
Pada suatu hari, ada malaikat Tuhan menyatakan diri dan memberitahukan mereka akan memperoleh seorang anak laki-laki. Inilah kabar gembira. Saudara sekalian, janganlah kita terlalu mempersoalkan pandangan orang lain. Biarlah kita tetap hidup saleh, Allah mengetahui hati kita, pasti Tuhan akan memberkati kita. Imam tua tidak mempunyai anak, sesudah sampai waktunya, Allah bukan saja memberikan mereka seorang anak laki-laki, juga adalah seorang nabi besar ialah Yohanes pembaptis. Mereka telah menjadi orang tua yang paling berbahagia. Mari kita pada akhir jaman, meneladani Imam Zakaria, tetap menguduskan diri, dengan hidup benar dan saleh melayani Tuhan.
II. Melayani Tuhan dengan saleh dan tidak dipengaruh lingkungan kita (Luk 1:26-29)
Maria adalah orang Nazaret. Nazaret berada di utara pelataran Yizreel, dimana jalannya dapat berhubungan dengan Damaskus, sungai Yordan bagian timur dan tembusan dari Mesir menuju ke Yerusalem. Maka banyak pendatang dan pasukan melewati tempati ini. Maka tempat Nazaret walaupun tempat kecil, orang-orang ditempat ini sudah tidak asing lain mengenai hal-hal dosa-dosa. Anak-anak di desa ini juga sudah biasa mendengar tentang hal-hal dosa, tentu mereka sudah besar tidak lagi segan-segan berbuat dosa. Ketika Filipus memberitahukan kepada Natanael, “kami telah menemukan Dia, “ yaitu Kristus yang ada di Nazaret, Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?" (Yoh 1:46) di sini dapat kita melihat, tempat kelahiran Maria adalah tempat yang penuh dosa-dosa, tetapi Maria tetap hidup benar dan suci, ia tidak dipengaruh lingkungan yang tidak baik.
Banyak orang berbuat dosa, mereka mempersalahkan lingkungan mereka tidak baik, tidak dapat melayani Tuhan dengan baik, setiap hari banyak pencobaan dan tidak dapat berbuat yang baik. Jangan lupa tempat kelahiran Maria juga tidak baik, tempat yang banyak kejahatan, tetapi ia tetap hidup saleh dan benar. Maka ketika Kristus akan lahir, di tanah Yahudi, Allah hanya menemukan seorang perawan Maria yang layak menjadi ibundanya. Sejak dari Adam dan Hawa, hanya ada seorang perempuan yang paling baik yaitu Maria. Tentu kita tidak setuju menyembah bunda Maria, tetapi kita harus menghormati Maria. Karena ia adalah seorang ibu yang paling baik dan layak menjadi teladan kita, ia dapat hidup saleh dan benar dalam keadaan lingkungan yang jahat. Kita juga harus berusaha hidup suci dan benar di hadapan Tuhan, semoga Tuhan memberi kepada kita kekuatan, agar kita dapat bersinar di dalam kegelapan.
Sampai pada hari malaikat Gabriel memberitakan kabar kesukaan, Maria ada dalam kamarnya, apa yang ia berbuat di dalam kamar? Ia berdoa. Saya katakan belum tentu, mungkin ia sedang melakukan pekerjaan rumah. Ada orang pikir, saat kedatangan Kristus, saat yang paling baik adalah sedang kita berkhotbah atau berdoa atau bersaksi. Sebenarnya tidak. Ini hanya pikiran anak-anak. Karena Tuhan hanya melihat sikap hidup kita apakah kita hidup benar dan saleh, bukan karena Maria sedang berbuat ini atau itu. Maka kita setiap saat hidup harus saleh dan benar.
Yusuf, suami Maria adalah seorang tukang kayu, sudah berumur lebih tua, mungkin ada orang memikir, bahwa Maria mempunyai karakter yang baik, masih muda sekali; Mengapa tidak memilih seorang yang kaya atau orang yang berilmu tinggi, malah menikah dengan Yusuf yang tidak berhasil apa-apa? Semua orang hanya melihat mukanya orang, tetapi Maria melihat hati. Seorang yang kaya belum tentu benar, seorang berilmu tinggi belum tentu jujur. Yusuf, walaupun seorang tukang kayu, sudah berumur, tetapi ia ada benar di mata Tuhan. Mat 1:19 jangan kita menghina Yusuf, dibandingkan dengan pemuda kaya yang lain, ia lebih baik. Maria mempunya penglihatan yang rohani, ia akan memilih seorang suami yang saleh dan benar, ia yang paling cocok dan sepadan dengan dirinya. Sungguh Maria mempunyai rumah tangga yang bahagia, Kristus lahir melalui keluarga yang saleh ini.
Jaman ini memerlukan orang Kristen yang seperti Maria, seperti bintang terus bersinar di atas langit. Ia tidak dipengaruh oleh masyarakat yang jahat atau gereja yang tidak ada orang yang benar. Karena ketika orang tidak mau berbuat benar dan mau binasa itu adalah urusan mereka, kita tidak boleh mengikuti jalannya, kita harus tetap sabar menantikan kedatangan Tuhan, bukan menantikan kedatangan manusia; kita hanya mau menyenangkan Tuhan dan bukan untuk menyenangkan manusia. Maka kita harus berdiri teguh, terus maju tanpa mundur. Saat kedatangan Kristus, akan kita memperoleh anugrah Tuhan yang besar.
等候主再來
D-24 23/8-1964
猶大14-16
今日基督徒, 都知道主快再來, 不錯, 主快再來, 我們當存什麽態度等候主來呢?
當耶穌降生時, 猶太人讀聖經從但以理書預言中推算到基督出生的日子, 他們知道那時應當是基督出生的時候。故當施洗約翰傳道時, 他們群問他說, 你是基督麽?
耶路撒冷人不但知基督出生的時候連地點都懂清楚, 他們答復希律的詢問 「基督當生在猶太地的伯利恆」可惜他們頭腦知道, 他們也等候, 但當基督降生時, 他們卻沒有人知道基督出現在他們面前, 他們也不認識。
主第一次降生時光景如何, 他再來的情形恐怕沒有二樣, 你等候主再來嗎? 等, 今天基督徒大家都知道主快再來, 大家也都天天等候主來。誠恐當主來時, 我們一點都不知道, 像當初猶太人一樣, 主說, 他來的日子像賊一樣, 出人不意突然臨到, 多少遇賊的人, 晚上正縱談嘻笑, 高枕鼾卧, 想不到樑上君子中宵光臨, 直到夜盡夢回, 一覺醒來, 才知道發生意外, 惟己挽救無術。弟兄姐妹們, 主來像賊一樣, 我們要謹慎警醒不要像猶太人一樣, 失去他們最寶貴的機會。
主預示他再來時, 許多人都沉睡, 敗壞了行為, 不但世人如此, 連基督徒也然。當基督降生時, 猶太人的宗教生活很腐敗, 聖殿也污穢不堪, 可是夜雖然黑, 仍有閃爍的星光。 眾人皆醉, 他們中間仍有一些虔誠人, 儆醒守望, 迎接了救主。現在我們要從路加第一二章中看見一些迎見主的人, 我們好從他們身上得到教訓, 不管別人怎樣沉睡敗壞污穢腐化, 我們卻應當儆醒聖潔等候耶穌來。
(一) 不隨波逐流, 聖潔自守 路1:5-7
老祭司撒迦利亞和他的妻子以利沙伯在神面前虔誠聖潔無可指摘, 當時耶路撒冷充滿了敗壞, 連聖殿都成為賊窩生活。可以想像那時聖殿的光景, 真是可憐, 內面擠著牛群羊群和兌換銀錢人的桌子, 他們的內幕是這樣, 原來猶太人獻祭的祭牲, 必須純全無疪的, 所以獻祭之前祭牲須經過祭司檢點, 把有病的, 不合格的挑剔出來, 這些祭司故意挑剔, 當鄉下人牽著祭牲從遙遠的鄉間來到聖殿, 祭司便吹毛求疵, 這隻不好, 那隻不合; 同時祭司們卻在聖殿中備好牛羊出賣, 凡祭司出賣的有病也算健全, 他們就是為此投機敲詐。從中取利, 又因那時在羅馬統治下使用的都是羅馬錢幣, 但聖殿收入卻不準用羅馬錢, 因此, 他們在聖殿中設立了兌換銀錢的桌子給鄉下人兌滙銀錢, 這也是祭司們生財有道的另一方法, 故那時, 祭司們都發了財, 把神聖的殿弄成了賊窩。
感謝主, 當祭司群敗壞的時候中間卻有一位老祭司, 持守不苟, 無可指摘。你發財, 我愛主; 你犯罪, 我行我素, 刻苦己心, 那時大祭司賺大錢, 小祭司賺小錢; 惟獨這位老祭司, 非分之財一文都不要, 他們老夫婦時刻警醒分別為聖虔誠事奉神, 真是個「眾人皆濁, 惟我獨清」
但這麽好的老祭司, 似乎上帝卻苦待他, 他們年記老邁, 膝下猶虛。照猶太人的風俗, 沒有兒子的算是上帝的咒詛, 他們的持守和虔信似乎一無是處, 或許人們議論他說, 他們倆既然持守嚴謹, 虔誠事主, 上帝應當悅納他們, 怎麽他們卻「伯道無兒」孤老一世, 他們的心真是難過, 無以自解。
但有一天, 天使向他顯現, 報告上帝要給他一個兒子, 這是多麽可喜的消息。弟兄姐妹們, 不管人家行的什麽, 只要你持守聖潔, 上帝深知你的行為, 終久必賜給你的大福。老祭司沒有兒子, 如今時候到了, 神不但給他兒子, 所給的乃是大先知施洗約翰, 叫他們做起猶太人頂有福的父母。在這末後的時代中, 我們要效法撒迦利亞, 分別為聖虔誠愛主, 終久必得大福。
(二) 不管環境壞, 虔誠愛主 路1:26-29
路1:26-29
馬利亞是拿撒勒人, 拿撒勒在耶斯烈平原的北界, 為大馬色, 約但河東, 埃及國通往耶路撒冷的大道, 客旅軍隊來往川流不息。故拿撒勒雖是一小鄉村, 但耳濡目染, 都是一些罪惡的事。 在拿撒勒長大的人, 自少就聽慣了壞事, 故那裏的人, 罪惡甚大, 為人所不齒。當腓力告訴拿但業, 「基督出自拿撒勒」時, 拿但業謂, 「拿撒勒還能出什麽好的麽?」(約1:46) 可見一班, 馬利亞就生長在這地方。環境雖頂壞, 但她卻與世分別如蓮出污泥潔白無瑕。
今多人犯罪, 總是推諉環境不好, 謂環境太壞, 不能好好服事主, 每日試探太多, 故不能熱心往前走。 他忘記馬利亞就是生長在這頂敗壞, 頂黑暗的地方, 但她卻有一個頂聖潔, 頂虔誠的心。 當基督到世上來的日子找遍了猶太全國, 只有馬利亞配做他母親, 自夏娃以來, 一切的女性馬利亞是頂好的一位, 我不贊成敬拜聖母, 但我卻衷心配服尊敬她。因她是主裏的一位最好的姐妹, 值得我們欽敬效法, 她住在最壞的地方卻是一位頂好的姐妹, 你不要埋怨環境不好, 你當立志追求聖潔, 主要加給你力量, 使你能在黑中發光。
加白列報信的日子, 馬利亞在房中做什麽呢? 有人想她在祈禱, 我想, 不一定, 也許她正在理家務, 有人想耶穌再臨時, 最好是在講道祈禱或作見證, 其實是不可能的。你要耶穌再來時正站在講台上不下來, 否則沒有辦法, 這是一個幼稚思想, 主看的是你日常日常的生活態度, 不是在他來的那一刻的工作, 所馬利亞那一天在房內工作做的是什麽呢, 我們不知道, 但我知道她每時, 每日過著的必是一個虔誠聖潔的生活。
馬利亞的丈夫約瑟是做木的, 年紀又大或許有人想馬利亞品德好, 年紀青, 怎麽不揀選一富貴人家或是大學生未匹配, 嫁約瑟還有什麽好出息, 殊不知人看外面, 馬利亞卻看內面, 富貴多不義, 大學生未必可靠, 約瑟雖然是木匠, 年紀大, 但他卻是一個義人。 太 1:19 你不要輕視約瑟, 他比許多有錢有勢的青年好得多, 馬利亞有一副靈眼, 選擇丈夫要義人, 馬利亞虔誠, 約瑟正義, 珠聯璧合, 家庭多美滿, 主耶穌出生就揀選這樣的一個虔誠愛主的家庭。
今時代真需要一班像馬利亞的信徒, 如天上的星為主發光。不管社會如何敗壞, 教會如何腐敗, 別人下地獄, 是別人的事, 你不要跟他, 我仍是等候主, 不是等候人, 是討主的喜悅, 不是討人的喜悅, 因此我們要站立得穏, 往前走, 主來時, 必蒙大恩典。
Tidak ada komentar:
Posting Komentar