Minggu, 11 Januari 2015

Duduk Sajalah dan Menanti (D40)

Duduk sajalah dan menanti
D-40  4/2-1968
Rut 3:18, 4:7-17

Rut adalah seorang janda muda, ia meninggalkan kampung halamannya, keadaannya miskin dan piatu.  Tetapi ia mempunyai seorang keluarga yang paling dekat bernama Boas, menurut hukum Taurat pada saat itu keluarga yang terdekat akan mengambilnya menjadi isteri dan menurunkan keturunan baginya. Ul 25:5
  "Apabila orang-orang yang bersaudara tinggal bersama-sama dan seorang dari pada mereka mati dengan tidak meninggalkan anak laki-laki, maka janganlah isteri orang yang mati itu kawin dengan orang di luar lingkungan keluarganya; saudara suaminya haruslah menghampiri dia dan mengambil dia menjadi isterinya dan dengan demikian melakukan kewajiban perkawinan ipar. “  Im 25:5 25  “Apabila saudaramu jatuh miskin, sehingga harus menjual sebagian dari miliknya, maka seorang kaumnya yang berhak menebus, yakni kaumnya yang terdekat harus datang dan menebus yang telah dijual saudaranya itu. Bil 35:24

Tuhan Yesus menjadi Boas bagi umatnya, Ia telah menjadi manusia datang ke dalam dunia ini, Ia menjadi keluarga kita yang terdekat, dengan darahnya menebus dosa kita. Ia menjadi mempelai laki-laki dan mengasihi gerejanya dan mengorbankan dirinya. Ia telah memberi kepada kita pertolongan, pemeliharaan dan pimpinan lebih sempurna daripada Boas memberi pertolongan kepada Rut. Apakah kita hari ini keadaan kita juga seperti Rut? Apakah kita mengalami sakit penyakit dan menghadapi kematian? Apakah kita menghadapi kepada orang yang ingin berbuat jahat kepada kita? Apakah engkau juga dalam keadaan miskin dan piatu? Mari kita menerima nasehat ini yang menjadi dorongan bagi kita  Rut 3:18 "Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga."

Karena orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga. Ialah Tuhan Yesus datang ke dunia ini menjadi manusia. Kita harus dengan sabar menunggu, karena Tuhan Yesus telah menolong kita. Yesus sedang memanggil kita  Mat 11:28 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Maka kita dapat dengan tenang menanti pertolongan Tuhan.

Paulus sudah mengalami perhentian ini, saat ia dipenjarakan ia juga pernah duduk sajalah dan menanti.ia telah mendapatkan penghiburan dari Tuhan sehinga ia dapat menghibur hati kita. Fil 4:5-7 “hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.  Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”

I. Bersukacitalah senantiasa
Jika seseorang dalam keadaan susah, bagaimana hatinya bisa sukacita? Apalagi bersukacita senantiasa. Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menemukan  rahasianya, yaitu harus hidup di dalam Tuhan, maka kita akan mendapatkan pengharapan. Jika kita sudah mempunyai pengharapan, maka kita akan merasa sukacita, tidak ada pengharapan tentu tidak ada sukacita.

II. Mempunyai kebaikan hati
Pada saat seorang mengalami kesusahan, ia akan memiliki harga diri yang tinggi, ia gampang marah. Dahulu ada seorang berbicara dengan seorang miskin dan lapar, “makanlah, ini makanan untuk sedekahmu.” Orang itu mendengar lalu ia pergi dan tidak mau makan, kemudian orang itu membiarkan diri mati kelaparan. Itulah harga dirinya. Janganlah marah kepada Tuhan saat kita mengalami kesusahan, “Tuhan, mengapa saya demikian, apakah tidak ada matamu?” tetapi Ayub tidak demikian. Kita harus mempunyai kebaikan hati, yaitu hati yang lemah lembut seperti Abraham tidak marah ponakannya Lot dan Ishak tidak mau beributan walaupun sumur yang ia dapatkan dirampas oleh orang Gerar. Berkali-kali ia telah mengalah.

III. Jangan hendaknya engkau kuatir
Mengapa Elia minta mati? Sebab ia kuatir akan dibunuh oleh Izebel. Mengapa orang Israel selalu  bersungut-sungut dihadapan Tuhan? Sebab saat mereka di tepi Laut Merah, saat mereka tidak ada air minum, tidak ada daging, mereka bersungut-sungut kepada Tuhan. Sebab mereka takut akan mati dan mengkuatirkan hidup mereka. Jika mereka tidak takut menghadapi kematian, pasti mereka juga tidak ada kekuatirannya.

Hari ini, kita menerima perjamuan kudus, sebagai anak Tuhan, kita juga duduk sajalah dan menanti, agar berkat Tuhan dicurahkan. Perjamuan kudus membawa kita lebih dekat kepada Tuhan. Perjamuan kudus bukan untuk membuat kita merasa takut. Maka saudara jangan dengan alasan berkata, saya tidak suci, saya ada dosa ini dan itu, jika saya menerima perjamuan kudus, saya takut amarah dari Tuhan. Saudaraku, Janganlah bersikap yang demikian, ini adalah pikiranmu, pikiran ini paling disenangi Iblis. Saat saudara menerima perjamuan, si Iblis memberi banyak tuduhan-tuduhannya. Tetapi Tuhan tidak demikian, Ia penuh dengan kasih, Ia mengetahui keadaan kita sebagai orang berdosa, maka ia datang menyelamatkan kita. Ia mengetahui bahwa kita tidak berdaya melawan Iblis dan dosa, maka Ia mendirikan perjamuan kudus untuk membantu kita lebih dekat kepada Tuhan agar kita mendapatkan kekuatan untuk meninggalkan segala dosa kita. Maka semoga Tuhan memberkati saudara sekalian, pada tahun ini melalui perjamuan kudus, saudara memperoleh lebih banyak berkat dari Tuhan dan hidup kerohanian lebih bertumbuh.

安坐等候
D-40  4/2-1968
路得 3:18, 4:7-17
路得是個青年寡婦, 又流落異鄉, 窮乏孤苦。但她有個「至近親屬」名波阿斯, 照當時社會法律須要娶她為妻, 以留後。 申25:5 她破產貧窮須她贖買。 利25:5 她若被害那至近親屬, 保謢她或為她報仇。民35:24 主耶穌是他信徒的波阿斯, 他降生成為肉身正要作我們至近的親屬, 他用寶血贖我們, 他是教會的丈夫, 「愛教會, 為教會捨己」主要負責保謢供給引導比波阿斯之於路得更圓滿周到。 既然如此, 你我是路得麽? 遭遇疾病死亡麽? 被人陰謀陷害麽? 貧窮孤苦麽? 請聽有經驗的勸勉, 「你只管安坐等候…..」路得 3:18
因為那人(即降世為人的耶穌)耶穌不休息, 你就可以休息, 主即代辦, 你可以安坐。主耶穌自己招呼我們說, 凡勞苦擔重擔的人可以到我這裏來, 我就給你得安息。太11:28 盡管放心, 不要躁急, 只可安坐等候。
保羅經驗過這安息, 他在監獄「安坐等候」, 他得了安慰, 又安慰我們說, 『你們要靠主常常喜樂, 我再說, 你們要喜樂, 當叫眾人知道你們有謙讓的心, 主己經近了, 應當一無掛慮, 只要凡事藉著祈求和感謝, 將你們所要的告訴神, 上帝所賜出人意外的平安, 必在基督耶穌裏保守你們的心懷意念。』(腓4:5-7)

(一) 要靠主常常喜樂
一個人有艱難困苦怎能發出喜樂來, 又怎能常常喜樂, 這就是有個祕袂, 你要靠主, 這是一個盼望。有盼望就有喜樂, 無盼望無喜樂。失盼望, 失喜樂。大盼望, 大喜樂。小盼望, 小喜樂。 (保羅, 路得)

(二) 要有謙讓的心
一個人有了艱難困苦自尊心更強(普通人說, 容易小氣) 從前有一個人向一個落難的人說, 嗟來吃。那人聽了不顧而去, 甘願餓死也不吃。由此可見, 所以有時有些人, 還要向上帝質問, 「上帝, 為什麽我這樣, 難道天無眼嗎」(約伯) 我們當存謙讓的心。亞伯拉罕讓羅得。以撒挖水井為基拉耳人所爭。埃色西提拿利河伯一個一個讓了。

(三) 應當一無掛慮
以利亞為什麽求死, 掛慮到他要被耶洗別所殺, 以色列人為什麽要怨恨上帝, 在紅海邊, 在無水飲, 無肉食時。當仇敵來攻打時, 都是怨恨上帝。簡單來說, 這是怕死, 掛慮到自己的生命, 若能視死如歸, 一切掛慮就沒有了。

今天聖餐, 我們為主兒女的福份, 應當安坐等候, 在主前接受主要給我們的福氣。聖餐是主要我們更和他親近。聖餐不是叫我們懼怕。所以你不要懼怕說, 阿, 我不聖潔啦, 我有什麽什麽不對啦; 我若守聖餐恐怕干犯上帝的怒氣, 所以不守了。 不, 不, 不, 這是你的思想, 這樣的思想魔鬼最喜歡。當你要守聖餐時, 他好像控告你。 但主不是這樣, 主是慈祥的, 他知道我們是罪人就來救我們。他知道我們無力抗拒魔鬼罪惡, 特別設這聖餐來幫助我們親近上帝, 遠離罪惡, 所以願主賜福兄姐們, 在今年你守了聖餐得的福更多, 靈性更為進步阿。




Tidak ada komentar:

Posting Komentar