Kristus mengendarai seekor keledai masuk kota Jerusalem
D-41 6/2-968
Mat 21:1-11
Pada suatu hari, di luar pintu kota Jerusalem, sangat besar jemlahnya orang masuk ke kota dengan sorak-sorai, suara memgemparkan kota. “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!" maka banyak orang memperhatikan rombongan orang ini, mereka melihat ada seorang yang bernama Yesus, ia mengenakan baju putih dan menunggang seekor keledai muda. Banyak orang menghamparkan pakaiannya di jalan agar dilewati keledai itu, dan banyak orang laki-laki dan perumpuan mengikuti dan besorak-sorai. Sungguh mulia dan suatu kebesaran buat Tuhan Yesus.
D-41 6/2-968
Mat 21:1-11
Pada suatu hari, di luar pintu kota Jerusalem, sangat besar jemlahnya orang masuk ke kota dengan sorak-sorai, suara memgemparkan kota. “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!" maka banyak orang memperhatikan rombongan orang ini, mereka melihat ada seorang yang bernama Yesus, ia mengenakan baju putih dan menunggang seekor keledai muda. Banyak orang menghamparkan pakaiannya di jalan agar dilewati keledai itu, dan banyak orang laki-laki dan perumpuan mengikuti dan besorak-sorai. Sungguh mulia dan suatu kebesaran buat Tuhan Yesus.
Hari itu adalah hari sangat berbahagia bagi Tuhan Yesus, suatu penghiburan bagi Yesus yang telah dengan susah payah dan sudah bertahun-tahun ia bekerja keras untuk memberitakan Injil. Pantaslah ia memperoleh kemuliaan ini. Orang yang mengikuti Yesus dan semua murid-Nya melihat kemuliaan Tuhan Yesus, tentu mereka juga sangat bahagia dan mulia. Kemuliaan Tuhan Yesus membutuhkan kerja sama dari semua pihak, sehingga memperoleh kemuliaan dan sukacita yang lebih besar.
Bagaimana dalam hal ini bekerja sama dengan Tuhan Yesus?
I.Harus taat seperti murid Yesus
Seminggu sebelum Yesus ditangkap, murid-murid Yesus mempunyai sikap taat terhadap Tuhan Yesus,mereka disuruh pergi ke kampung mengambil seekor keledai. Sebenarnya murid-murid belum pernah melihat keledai itu, sesuai dengan pesan Tuhan Yesus, mereka pergi mengambil keledai itu. Ketika Yesus menginginkan sebuah ruangan untuk merayakan hari paskah, demikian juga mereka belum mengenal tuan rumahnya. Oleh karena pesan Yesus, mereka menaatinya.
Taat adalah karakter yang baik, bukan karena seorang budak harus taat. Terhadap perintah Tuhan, kita harus taat, karena pikiran Tuhan lebih tinggi dari pikiran manusia.
Pada th. 1950, ketika kami sudah berencana membangun sebuah gedung gereja, segala prosedur sudah kami serahkan kepada insinyur pembangunan, kami diberi sebuah kertas, karena kami kurang jelas isinya, kami menyangka bahwa itu adalah izin bangunan. Ternyata ketika kami mau mulai membangun, tetapi mendapatkan halangan dari pihak berwajib. Kemudian kami minta seorang teman untuk membantu, teman berpesan kepada kami, sesuai dengan permintaan wali kota, kita mengikuti prosedurnya. Kami taat pesanannya, akhirnya kami mendapatkan izin bangunan dan semua yang kami perlukan, puji Tuhan.
II. Harus berkorban seperti pemilik keledai
Pemilik keledai melihat murid Yesus datang mengambil keledai itu, tentu ia akan bertanya, “buat apa kamu mengambil keledaiku?” Murid menjawab, “Tuhan memerlukannya.” Pemilik keledai dapat berkata, “ keledaiku belum pernah aku pakai, aku juga tidak mengenal kamu, dan tidak ada hubungan kami dengan Tuhanmu.” Ia dapat menolak dan tidak memberikan keledai kepada murid Yesus.
Tetapi pemilik keledai mempunyai hati untuk memberi dan ia tidak tolak memberikan keledai itu kepada muridnya. Inilah pengorbanannya untuk Tuhan Yesus, karena pengorbanannya Tuhan Yesus mendapatkan kemuliaan besar ini. Pemilik keledai ini tidak ada hubungan keluarga dengan Tuhan Yesus, mereka juga bukan teman, karena ia mendengarkan bahwa “Tuhan memerlukannya” ia langsung memberikan keledai kepada murid Yesus. Mungkin ada orang mengatakan bahwa pemilik keledai ini adalah pengikut Tuhan Yesus, Tuhan Yesus mengetahui bahwa ia mempunyai hati untuk mempersembahkan sesuatu, atau ada orang mengatakan, Tuhan Yesus selalu melewat jalan antara Betani dangan Bethphage, saat ia membangkitkan Lazarus dari orang mati, pemilik keledai sudah sangat mengkagumi Yesus dan percaya Yesus.
Tetapi kami mengetahui bahwa pemilik keledai ini mempunyai hati mau mengorbankan diri, ia dengan sukarela memberikan keledainya tidak ada suatu Kesulitan apapun untuk persembahannya. Yesus berkata, bahwa kamu adalah “garam” dunia, arti “garam” adalah semangat mengorbankan diri.
III. Harus rendah hati seperti keledai muda ini
Keledai muda ini belum pernah dipakai oleh siapapun, menyatakan bahwa kita hanya mempersembahkan diri kepada Tuhan bukan kepada manusia, dan hanya menjunjung tinggi nama Tuhan tidak menjunjung tinggi manusia. Anak darah Maria juga mempersembahkan diri dengan hati suci hanya kepada Tuhan. Kita juga melihat keledai muda ini sangat rendah hati.。
- Ia tertambat disana
- Ia dibawa untuk Tuhan
- Ia mutlak rendah hati
Jika keledai muda ini mau menunjukan kehebatan dirinya, mungkin Tuhan Yesus akan jatuh dari punggungnya. Ams 18:12 “Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.” Seorang hamba Tuhan, jika ia merendahkan diri dan taat kepada Tuhan, ia akan dipakai Tuhan dan hidupnya memuliakan Tuhan dan menjadi berkat kepada sesama. (Ceritera tentang “Bambu” untuk menutup).
基督騎驢入京
D-41 6/2-968
太21:1-11
有一天, 在耶路撒冷的城門外, 人頭湧湧, 熙來攘往人聲鼎沸, 熱鬧非常。在那裏有高叫的聲音說, 『和散那歸於大衛的子孫, 奉主名來的是應當稱頌的, 高高在上和散那。』行前一看, 原來是主耶穌穿著白衣, 騎著驢駒, 許多人把自己的衣服鋪在地下給驢經過, 男男女女在那邊喧喊, 這一個鏡頭委實榮耀尊貴, 這可以說是主耶穌的光榮凱旋。
主耶穌這一天可以說是心中多麽歡喜, 多麽快樂, 多麽安慰, 幾年東奔西跑, 受盡諸多苦難, 才換到今日的光榮和今天的福氣, 這實在人生樂事。
跟從主耶穌的人和門徒見到我們的主這般光榮, 當然心也喜不自勝, 覺得跟從他也感到榮耀。
不過我們的主得到這榮耀也要我們與也同心合作的, 然後得到這榮耀而且可以榮上加榮, 樂上加樂。 然則我們如何與主同心合作呢?
(一) 要順服像門徒
門徒在主受難之前一禮拜, 他們事奉主是絕對服從的, 現在主耶穌叫門徒前往對面的村子牽驢, 其實門徒尚未見過有驢, 他們卻遵從主的命令, 依照主的吩咐, 順順服服的去做。當主耶穌叫他們借用餐樓時, 他們雖然沒有認識房主, 可是因為主耶穌既然有所吩咐, 他們只得順服去做。
順服是一種美德, 不是一種奴性, 因為上帝的意念高過人的意念, 我們絕對順服主的命令。
1950年當我們做一所禮拜堂時, 我們是交給工程師辦理一切手續。我們得到一張紙, 我們以為是準字可以動工, 後來得到困難, 於是請求林某之助, 他說市長叫我們怎樣我門只管順從, 終底必能成功, 真的照他的話來行, 結果我們教會被批準的更佳。
(二) 要牺牲像驢主
這位主人看見門徒解開那驢, 當然人問他說, 「為什麽你們要解開我的驢呢?」他們說, 「主要用他。」驢主大可以這樣說, 「這驢我還未用過, 我也不認識你們, 也和你們的主沒有關係。」照理可以不必給他的。
但這驢主具有牺牲的心, 毫無吝惜任惑憑他們牽去, 他有這麽大的牺牲, 主耶穌因之而得榮耀, 實在他是很大作用的。
這位主人並不是與主有親戚的關係, 也不是朋友呀, 見「主要用他」立刻給他牽去, 毫無異議。
或有人說此人是信徒, 主知道他有奉獻的心, 或有人說, 主因往常到伯大尼伯法其之間, 他使拉撒路復活, 所以很景仰他。
不管如何這人有牺牲之心, 甘心樂意, 也沒有嬌扭做作或忍痛不甘心的表現, 更不盲從, 錯誤的奉獻。耶穌說, 「你是世上的鹽」這鹽就是牺牲的精神。
(三) 要謙卑像驢駒子
這匹驢駒子從來未有人用過, 表明我們從來不給人所使用過, 我們只可高舉基督不能高舉人, 正如童貞女馬利亞將純潔專一的愛情獻與主, 又像這驢駒, 只有基督騎上而未給別人騎過。
在驢駒這方面看來可說是謙卑極了。
1. 被拴在那裏
2. 被帶到主前
3. 絕對謙卑
驢駒若是要顯露自己, 主就必要被倒下來, 聖經說, 敗壞之先必有驕傲, 尊榮之先必有謙卑。
一個主的僕人, 若能順服牺牲謙卑, 主才肯用他來益人榮神。
竹子的故事做結。
基督騎驢入京
D-41 6/2-968
太21:1-11
有一天, 在耶路撒冷的城門外, 人頭湧湧, 熙來攘往人聲鼎沸, 熱鬧非常。在那裏有高叫的聲音說, 『和散那歸於大衛的子孫, 奉主名來的是應當稱頌的, 高高在上和散那。』行前一看, 原來是主耶穌穿著白衣, 騎著驢駒, 許多人把自己的衣服鋪在地下給驢經過, 男男女女在那邊喧喊, 這一個鏡頭委實榮耀尊貴, 這可以說是主耶穌的光榮凱旋。
主耶穌這一天可以說是心中多麽歡喜, 多麽快樂, 多麽安慰, 幾年東奔西跑, 受盡諸多苦難, 才換到今日的光榮和今天的福氣, 這實在人生樂事。
跟從主耶穌的人和門徒見到我們的主這般光榮, 當然心也喜不自勝, 覺得跟從他也感到榮耀。
不過我們的主得到這榮耀也要我們與也同心合作的, 然後得到這榮耀而且可以榮上加榮, 樂上加樂。 然則我們如何與主同心合作呢?
(一) 要順服像門徒
門徒在主受難之前一禮拜, 他們事奉主是絕對服從的, 現在主耶穌叫門徒前往對面的村子牽驢, 其實門徒尚未見過有驢, 他們卻遵從主的命令, 依照主的吩咐, 順順服服的去做。當主耶穌叫他們借用餐樓時, 他們雖然沒有認識房主, 可是因為主耶穌既然有所吩咐, 他們只得順服去做。
順服是一種美德, 不是一種奴性, 因為上帝的意念高過人的意念, 我們絕對順服主的命令。
1950年當我們做一所禮拜堂時, 我們是交給工程師辦理一切手續。我們得到一張紙, 我們以為是準字可以動工, 後來得到困難, 於是請求林某之助, 他說市長叫我們怎樣我門只管順從, 終底必能成功, 真的照他的話來行, 結果我們教會被批準的更佳。
(二) 要牺牲像驢主
這位主人看見門徒解開那驢, 當然人問他說, 「為什麽你們要解開我的驢呢?」他們說, 「主要用他。」驢主大可以這樣說, 「這驢我還未用過, 我也不認識你們, 也和你們的主沒有關係。」照理可以不必給他的。
但這驢主具有牺牲的心, 毫無吝惜任惑憑他們牽去, 他有這麽大的牺牲, 主耶穌因之而得榮耀, 實在他是很大作用的。
這位主人並不是與主有親戚的關係, 也不是朋友呀, 見「主要用他」立刻給他牽去, 毫無異議。
或有人說此人是信徒, 主知道他有奉獻的心, 或有人說, 主因往常到伯大尼伯法其之間, 他使拉撒路復活, 所以很景仰他。
不管如何這人有牺牲之心, 甘心樂意, 也沒有嬌扭做作或忍痛不甘心的表現, 更不盲從, 錯誤的奉獻。耶穌說, 「你是世上的鹽」這鹽就是牺牲的精神。
(三) 要謙卑像驢駒子
這匹驢駒子從來未有人用過, 表明我們從來不給人所使用過, 我們只可高舉基督不能高舉人, 正如童貞女馬利亞將純潔專一的愛情獻與主, 又像這驢駒, 只有基督騎上而未給別人騎過。
在驢駒這方面看來可說是謙卑極了。
1. 被拴在那裏
2. 被帶到主前
3. 絕對謙卑
驢駒若是要顯露自己, 主就必要被倒下來, 聖經說, 敗壞之先必有驕傲, 尊榮之先必有謙卑。
一個主的僕人, 若能順服牺牲謙卑, 主才肯用他來益人榮神。
竹子的故事做結。
Tidak ada komentar:
Posting Komentar