Minggu, 08 Februari 2015

Doa: Rahasia Menerima Berkat Tuhan (D44)

Doa: Rahasia Menerima Berkat Tuhan
 D-44 9/1-1966, 6/8-1967, 
Mat 7:7-11

Hari ini adalah minggu ke dua tahun 1966. Dalam suasana tahun baru ini, kita mengharap tahun ini menjadi tahun berkat bagi kita. Tentu saja untuk mendapatkan berkat ada rahasianya. Rahasia itu adalah doa.  Jika saudara mau masuk ke tempat yang penuh berkat harus melalui pintu doa.


Yesus berkata: "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Di sini dapat kita melihat, jika kita ingin memperoleh sesuatu, pintu rahasianya adalah doa.  Melalui pintu ini, kita akan memperoleh berkatnya. Bagaikan sebuah gudang yang besar telah menaruh macam-macam barangnya, saat pintu gudang dibuka akan kita dapat mengambil barang yang ada di dalam gudang itu.

Ada orang mengatakan, mengapa saya sudah sekian lama percaya Tuhan belum juga memperoleh apa-apa? Alkitab mengatakan, “Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.” (Yak 4:2).  Permisi tanya, apakah anda telah minta kepada Tuhan melalui doa?

Ada juga orang mengatakan, “saya sudah berdoa, doa saya sudah lama, tetapi tetap tidak memperoleh apa-apa, apa sebabnya?  Alkitab lagi memberitahukan kita, “kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. (Yak 4:3).   Permisi tanya, apakah kita juga salah berdoa? Atau permintaan kita hanya ingin memuaskan hawa nafsumu?

Dari sini dapat kita lihat, doa itu ada peraturannya.  Haruslah kita meminta hal-hal yang pantas, tidak boleh salah minta dalam doa kita. Seperti pintu yang telah dikunci, kita harus dengan sopan mengetuk pintunya agar orang yang ada dalam rumah itu membuka pintunya atau kita sudah mempunyai kuncinya, kita akan dengan mudah membuka pintu itu.

Jika saudara dengan cara kasar dan memukul pintu itu, maka tentu orang yang di dalam rumah merasa curiga, apakah ada orang datang untuk mengganyang atau ingin merampok? Pasti orang tidak akan buka pintunya. Pintu berkat ini adalah pintu baja, bukan pintu kayu dan tidak akan dihancurkan.

Maka, saat saudara ingin pintu doa ini dibuka, saudara harus dengan cara yang sopan, jangan dengan cara kasar. Alkitab berkata, “jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” Tetapi orang ada juga ada  “orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.” (Mat 6:5).  Firman Tuhan mengatakan, “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;” (Yes 59:1).  Ada orang berdoa dengan cara berteriak-teriak belum tentu menyentuh hati Tuhan, atau dengan cara lompat dan berguling dilantaipun tidak akan mendapatkan pengasihan dari Tuhan. Mala orang lain mengirah kita kerasukan saja.

Saudara ingin membuka pintu doa ini, peganglah kuncinya. Hari ini kita menggunakan kunci doa ini untuk berdoa. Pintu berkat ini pasti akan dibuka.

Rahasia doa : Tuhan Yesus telah mengajar murid-muridnya berdoa, yaitu “doa Bapa kami” inilah kunci doa kita yang kita pakai.

Cara doa kita : Pertama memuji kebesaran Allah “Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 10  datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga."  Kemudian barulah kita minta kebutuhan jasmani yaitu makanan dan kebutuhan rohani yaitu perlindungan dan pengampunan Tuhan. Dan diakhir doa kita memuji Tuhan lagi “Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya”

Inilah doa yang paling sempurna. Ada orang dalam doa hanya secara rutinitas saja, tidak disertai dengan roh dan kebenaran, tentu akan menjadi bosan, orang lain juga bosan dengar doa semacam ini. Doa semacam ini tidak ada artinya.

Ada orang doanya setiap hari itu-itu saja, apakah Tuhan akan dengar? Karena sudah menjadi rutinitas, maka ada orang saat berdoa, ia mengatakan : “ Tuhan, doa saya sama dengan kemarin, Amin!”  Ada orang lebih singkat lagi, ia menulis semua isi doanya, lalu ia tempel di tempat tidurnya, saat ia bangun, doanya begini, “Tuhan, doaku telah aku tulis, silakan Tuhan baca sendiri, Amin!” Doa yang demikian sama tidak ada hatinya, tentu Tuhan bosan dengan orang yang tidak mempunyai hati berdoa.

Ada orang doanya sangat panjang, berulang-ulang kalimatnya, karena ia menyangka bahwa doa tidak demikian panjang-panjang, Tuhan tidak akan dengar doanya. Sebenarnya doa tidak tergantung panjang atau pendek, yang penting dengan hati yang tekun. Saat Petrus akan tenggelam di tengah laut, doanya sangat singkat, “Tuhan, tolonglah aku.” Pada saat itu juga Petrus mendapatkan pertolongan dari Tuhan. Seandainya saat itu Petrus berdoa panjang-panjang, “Suci, suci suci, Allah yang maha tinggi, Allah diatas semua allah dan raja atas segala raja, Engkau adalah Allah yang maha tahu, maha ada dan maha kuasa, Engkau adalah Allah yang maha suci dan maha kasih...", maka doanya masih belum selesai, Petrus sudah tenggelam dan mati di dalam laut. Maka berdoa harus melihat situasi dan persoalannya, tidak dapat kita tentukan cara-cara yang kakuh, harus dengan roh dan kebenaran untuk berdoa.

Ada orang dalam doanya kepada Tuhan dengan cara :

  1. Berunding dengan Tuhan : dengan alasannya yang cukup agar Tuhan mengikuti kemauannya.
  2. Berbuat laporan kepada Tuhan : cara orang Farisi berdoa  Luk 18:11,12
  3. Menuduh orang lain : aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini
Semoga kita tahun ini menjadi seorang pendoa, agar kita memperoleh berkat-berkat Tuhan.

Doa ada dua macam : doa bersama dan doa pribadi

Doa bersama : doa dalam kebaktian,  oleh karena orang banyak, harus dengan doa singkat dan padat, jangan panjang-panjang, agar semua orang dapat konsentrasi dalam doa dan dengan sehati berdoa; kalau doa panjang malah membuat orang tidak sabar dan kurang bermanfaat.
Kebaktian Umum, doa pembukaan dimulai oleh pendeta dan dengan doa syukur dan penyerahan kebaktian kepada Tuhan.

Pertama kali dalam doa : menyerahkan kebaktian ini kepada Tuhan dan doa untuk jemaat agar mendapatkan berkat Tuhan melalui kebaktian ini.
Kedua kali dalam doa : sesudah Firman Tuhan minta Tuhan memberkati Firmannya dan jemaat dapat melakukan Firman Tuhan dan memberi pimpinan kepada jemaat agar mereka hidup dalam terang Tuhan.
Untuk orang sakit didoakan pada hari Kamis dalam kebaktian doa, jika ada hal-hal khusus juga bisa berdoa pada kebaktian umum.

Kebaktian khusus
Pertama kali doa untuk doa syukur dan minta pimpinan Tuhan dalam kebaktian
Kedua kali doa untuk Firman Tuhan yang telah disampaikan, semoga Tuhan berkati

Doa pribadi adalah seorang sendiri dalam doa, dapat di dalam kamar atau di padang, doa pribadi terserah mau panjang atau pendek, mau duduk atau berdiri, atau berjalan, tidak ada ikatan.

Seorang rohaniwan dalam meditasinya harus ditempat yang tenang dan menggunakan waktu agak panjang dalam doa.

Jika saudara ingin memperoleh berkat dari Tuhan, ingatlah berdoa senantiasa, pakailah kunci doa untuk berdoa.jika tidak berdoa, kuncimu akan berkarat dan nanti sulit membuka pintu. I Tes 5:17 berkata, “berdoa senantiasa”.  Benarlah perkataan ini.

禱告是得福之門
D-44 9/1-1966, 6/8-1967,  太7:7-11
今天是一九六六年的第二禮拜, 我們在這新年的氣氛, 我們盼望今年是得福之年, 要知道得福是有門的。這門就是禱告, 你想要進到得福之地, 必須經過禱告之門。

主耶穌說, 『你們中間誰有兒子求餅,反給他石頭呢?求魚,反給他蛇呢?你們雖然不好,尚且知道拿好東西給兒女,何況你們在天上的父,豈不更把好東西給求他的人麼?』所以 『你們祈求就給你們, 尋找就尋見, 叩門就給你們開門; 因為祈求就得著, 尋找就尋見, 叩門的就給他開門』可見你想要得, 只要求, 禱告就是得福之門, 你從這門進去, 什麽福氣都可以得著了。正如一所大貨倉樣樣都有, 只要你打開那門。
有信徒說, 為什麽我信主那麽久不能得到上帝的福氣呢? 聖經告訴我們『你們得不著是因為你們不求』 雅4:2 請問你有沒有向主祈求?
也有些信徒說, 我有祈求, 並且求了很久, 都不得著, 這又怎麽樣呢? 聖經也有告訴我們說, 『你們求得不著是因為你們妄求, 要浪費在你的宴樂中。』(雅4:3) 請問你的祈求是不是妄求,只為私人的快樂。

由這看來, 我們祈求是有條規的, 是要合理的, 才能得著, 我們不能妄求, 不能亂求的, 正如人要開這關閉的門, 你必先叩門, 好使裏面的人聽見了出來為你開門或是你有鎖匙來開, 便很順利地開了。

可是你亂拷亂打裏面的人以為你們是要ganyang了, 以為你們要搶劫了, 那敢開門。這得福的門並不是木門乃是鋼門, 無法打破。
首先你要輕輕地叩門, 這是有禮貌的, 聖經說, 『你禱告的時候,要進你的內屋,關上門,禱告你在暗中的父;你父在暗中察看,必然報答你。』太6:6  那些『那假冒為善的人,愛站在會堂裏和十字路口上禱告,故意叫人看見。我實在告訴你們,他們已經得了他們的賞賜。』太6:5『    耶和華的膀臂並非縮短,不能拯救,耳朵並非發沉,不能聽見,』賽59:1 那麽我們禱告大喊大叫是不能打動上帝的心, 亂跳亂滾也不能使上帝可憐的, 反叫人誤會以你是發神經罷了。

想要開禱告的門最要緊的是得到鎖匙。今天我就是要把這鎖匙之樣子照這樣式的鎖匙來開門, 那是很順利的。

禱告的秘袂 : 主耶穌曾教其門徒禱告, 教會以這為公禱文, 在這公禱文可以得到其方式, 也就是鎖匙的樣子照這樣式的鎖匙來開門那是很順利的。
禱告的方式 : 先頌讚榮耀上帝說, 「我們在天上的父, 願人都尊你的名為聖, 願你的國降臨, 願你的旨意行在地上如同行在天上。」
其次為自己所需如身體的粮食靈性的赦罪和保護。
結束也是頌讚「國度, 權柄, 榮耀全是你的, 直到永遠, 阿們」

這是最完備的美善的禱告文。但有些人禱告變成循例了, 不是以誠以靈來禱告, 千遍一律, 因此使人厭煩。禱告的人厭煩聽, 禱告的也一樣厭煩,  沒有得到禱告的實益。

今日明日今朝明朝都是一樣的禱告, 上帝那裏要聽呢? 有些人就弄簡單一些說, 「上帝阿, 我今天的禱告和昨天的禱告一樣, 阿們!」還有些更簡單的, 他做了一篇要禱告的詞句貼在床頭, 他一起來禱告說, 「上帝阿, 我要祈禱的己寫在紙上請上帝你自己看吧, 阿們!」這樣的禱告那裏有心, 上帝看這樣不用心禱告的人才是討厭。
有些人禱告很長, 重重複複, 他以為若不如此, 恐怕上帝不喜悅, 其實禱告不在乎長短, 只要言詞恳切, 你看彼得將要沉下海中的時候, 他禱告最簡單, 不過三個字, 「主救我」罷了, 主就聽了他的禱告, 把救起來了。倘若彼得要長長的禱告說,「聖哉, 聖哉, 至聖哉, 萬軍之耶和華, 萬主之主, 萬王之王, 無所不知, 無所不能, 無所不在, 無所不能的上帝,你是至聖潔至慈愛, 至慈悲的大父親… 」彼得若這樣禱告, 恐怕還未禱告完己經浸死了。所以禱告要看環境, 看事情, 看時候方式是不能定的, 總要恳切和以誠以靈。

也有些人祈禱是向上帝
講道理 : 好像要以理來服上帝
作報告 : 法利賽人禱告 路 18:11,12
作罵人 : 我不像別人, 勒索, 不義, 姦淫, 也不像這個稅吏

今年盼望我們作一個禱告的人, 好叫我們得著更多的福氣。
禱告有公禱, 有私禱
公禱是在公共叙會多人之前, 因時間關係, 人多複雜, 禱告不宜長, 應當簡單, 不佔時間, 若簡單則集中思想, 精神, 同心合意, 若長則使人精神散漫動身動足, 禱告效果不良。
普通禮拜叙會, 開頭的禱告是祝福頌讚乃牧師祈禱或用公禱文代之。
第一次禱告是要把叙會獻給上帝求主帶領, 俾使會眾蒙恩。
第二次禱告是講道之後祈求為所聽之道, 俾能實行, 求神帶領日常生活在神的恩中。
至於為病人禱告是在拜四祈禱會中, 但有時遇有特別之病症或事情那是例外的。

特別禮拜
第一次禱告是感恩和求主帶領叙會
第二次禱告是為所聽的道和求恩
私禱這是個人的禱告, 在密室中或到郊外, 這樣的禱告或長或短都可以, 或在心裏禱告, 行站坐臥沒有拘束。

但是有靈性修養之人應在密室無人看見的地方作長長的禱告。

你若要得到上帝所給你的福氣, 必須常常祈禱, 正如常常用鎖匙開門, 我們若很久不開門鎖頭生锈, 那是很難開門了。帖前5:17 『不住禱告』誠哉斯言




Tidak ada komentar:

Posting Komentar