Minggu, 20 Juli 2014

Menyikapi Peringatan Kenaikan Kristus (D18)

Menyikapi Peringatan Kenaikan Kristus
D-18   7/5-1964
Kis 1:6-11

Orang Kristen mempunyai 5 hari raya,  yaitu hari Kelahiran Kristus, Kesengsaran Kristus, Kebangkitan Kristus, Kenaikan kristus dan hari Pentakosta

Dengan sikap yang bagaimanakah kita memperingati hari kenaikan Kristus?


I. Pikirkanlah perkara yang di atas (Kol 3:1-4)

Dunia ini mempunyai banyak perkara, ada perkara yang di atas dan perkara di bumi. Perkara di atas seperti berbuat baik kepada sesama, memberi sedekah dan bakti sosial selalu menaruh hati Tuhan menjadi hati kita; perkara di bumi seperti sikap egois, hawa nafsu dan berfoya-foya.

Orang yang mencari perkara di atas mengetahui menyimpan harta di Surga, ia juga akan menerima upah dari perkara yang kecil bahkan memberi secangkir air kepada yang paling kecil; ia  mengunjungi orang di penjara, menolong yang miskin, semua yang ia lakukan sudah di lakukan untuk Tuhan. Tuhan Yesus mengatakan, “Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal (Yoh 6:27).  Namun sayang, banyak orang hanya mencari roti, mencari perkara di bumi.

Cerita Marta dan Maria Luk 10: 42
Orang kaya dan Lazarus, bukan karena orang kaya berbuat dosa Luk16:19-31 karena ia tidak memperhatikan perkara di atas dan menolong orang lain, ia hanya hidup berfoya-foya.

Seorang muda yang kaya ingin memperoleh hidup yang kekal. Tetapi ia terlalu mementingkan perkara di bumi, sehingga pergi dengan sedih. Mat 19:16-22
Kristus mengajarkan kita, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Mat 6:33
Sayang banyak orang terlalu sibuk untuk dunia ini, seperti Marta karena sibuk maka hatinya selalu gelisah, sehingga sulit meperhatikan perkara di atas.

II. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus (Ibr 12:1-3)

1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 2  Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. 3  Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Mata yang tertuju kepada Yesus
1. Menanggalkan semua beban dan dosa
2. Tetap bertekun dalam penderitaan

Tuhan mau kita tidak akan tawar hati, tetapi tetap dengan tekun menuju jalan Tuhan.

“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." Yoh 16:33

Paulus dan Silas menyanyi di rumah penjara, karena mereka dengan mata yang tertuju kepada Yesus, akhirnya mereka dapat keluar dari penjara dan telah menyelamatkan kepada penjara Kis 16:25

Pada akhir hidup Paulus mengatakan  II Tim 4:7  “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.  Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan.”

Patrus saat dipenjarakan tetap dapat tidur, karena ia dengan mata tertuju kepada Yesus. Akhirnya ia juga dapat keluar dari penjara. Akhir hidup Petrus, ia rela mati disalib, bahkan minta disalib dengan tubuh terbalik. Ia dengan mata yang tertuju kepada Yesus sehingga dapat mengalahkan kematian.

III. Mari kita menantikan kebahagiaan di Sorga (Wah 21)

Langit yang baru dan Yerusalem yang baru. Tidak ada kematian, tangisan, sakit-penyakit dan penderitaan. Allah bersama Anak domba Allah, malaikat, orang-orang kudus memuji  Allah, “suci, suci, suci” semua kebahagiaan dunia tidak ada sebanding daripada kebahagiaan Surga.

Kebahagiaan dunia bersifat sementara, akan binasa dan akan kehilangan kemuliaannya. Kebahagiaan Surga kekal adanya, tidak layu dan mulia. Paulus berkata:  "Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan"

記念主升天的應有態度
D-18   7/5-1964
徒1:6-11

基督教有五個大節期即降生, 受難, 復, 升天, 聖靈。
今天是記念升天, 然則我們用什麽態度來記念主升天呢?
(一)    我們當要思想上面的事 (西3:1-4)

世上有許多事, 在主裏來說可分開有上面的事和地上的事, 上面的事是為人, 益人, 慈善, 以上帝之心為心; 地面的事是為己, 肉體, 享受。

思想天上的事, 如積財於天, 把一杯涼水給小孩都有賞賜; 探監, 助貧人, 就是作在基督身上。 「不要為那必壞的食物勞力, 要為那存到永生的食物勞力」 約6:27, 因他們因吃餅得飽來奔走。

馬大, 馬利亞 路 10: 42
富人與拉撒路, 不是富人有何罪 路16:19-31 是因他不注意上面的事或助人, 只為自己享受。

少年人這般誠意到主前找永生, 但因太重地上的事, 結果憂憂愁愁回家 太19:16-22
基督訓吾人說, 「你們要先求他的國和他的義, 這些東西都要加給你們了。」 太6:34
可惜我們為這些東西太忙碌, 如馬大一般以致忙亂, 但對上面的事亳不關心。

(二)    我們當要仰望上面的主 (來12:1-3)

仰望上面的主
1.    可解脫我們的罪擔
2.    可忍受一切苦難
那就不會灰心疲倦, 跑走我們的路程
我們在世必多有苦難, 約16:33 但你們放心, 我己勝世
保羅能夠在監中唱詩快樂, 就是仰望主耶穌, 至終主解脫其鍊救了獄卒 徒16:25
 其後保羅說, 提後 4:7 「那美好的仗.......」
彼得為主坐監能睡, 這是仰望主, 結果主救其出監, 到為主釘死時, 甘願倒釘十架而死, 這是仰望主能至終勝過死亡。

(三)    我們當要盼望上面的福 (啟21:)

新天新地, 新耶路撒冷
不再有死, 哭泣, 病痛, 艱難
有上帝和聖羔羊, 天使, 聖徒日日唱聖哉, 聖哉, 聖哉
比起這世上的福, 這世之福算得什麽,
兩者不同 : 一為暫, 壞, 沒有榮
一為永, 不壞, 榮耀。


Tidak ada komentar:

Posting Komentar